
NGANJUK (Lenteratoday) - Usai penangkapan Bupati Nganjuk Novi Rahman, yang diduga terlibat tindak jual beli jabatan, tiga ruang bagian mutasi Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Nganjuk disegel KPK dan Bareskrim Polri.
Tiga ruangan yang merupakan ruang admin untuk proses mutasi ASN Kabupaten Nganjuk, diduga tempat OTT Bupati Nganjuk, disegel Bareskrim Polri.
Sekda Kabupaten Nganjuk, M Yasin mengaku tidak tahu menahu tentang OTT terhadap Bupati Nganjuk yang dilakukan pada hari Minggu (9/5/2021). Termasuk adanya penyegelan tiga ruang admin mutasi di BKD Kabupaten Nganjuk.
"Coba ditunggu saja keterangan resmi dari pihak berwenang dengan OTT tersebut," kata M Yasin.
Untuk ASN di Pemkab Nganjuk, ungkap M Yasin, pihaknya meminta untuk tetap tenang dan menjalankan tugas seperti biasa. Sedangkan untuk ASN yang ruanganya disegel agar bergabung dengan ASN ruang lain dalam menjalankan tugasnya.
"Yang jelas, kami berharap adanya kejadian OTT ini tidak mempengaruhi aktivitas pelayanan kepada masyarakat," tutur M Yasin.(ist)