
BLITAR (Lenteratoday) - Menindaklanjuti instruksi Satgas Covid-19, setelah Operasi Ketupat 2021 dilanjutkan penyekatan arus balik pemudik 18-24 Mei 2021. Guna mengantisipasi arus balik, serta mengetahui kondisi kesehatan masyarakat saat pandemi Covid-19 pasca Lebaran.
Kapolres Blitar Kota, AKBP Yudhi Heri Setiawan menyampaikan setelah Operasi Ketupat 2021 resmi berakhir pada Selasa(18/5/2021) jam 24.00 Wib, dilanjutkan dengan penyekatan arus balik. "Melalui Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD), mulai 18-24 Mei 2021," ujar AKBP Yudhi saat mengecek Pos Penyekatan, Selasa(18/5/2021) sore.
Lebih lanjut AKBP Yudhi menjelaskan penyekatan ini dilakukan pada jalur perbatasan di wilayah hukum Polres Blitar Kota, yaitu perbatasan Blitar - Kediri di Kecamatan Udanawu, perbatasan Blitar - Tulungagung di Kecamatan Wonodadi dan perbatasan Blitar - Kediri (Pare) di Kecamatan Ponggok. "Kita lakukan random tes, swab antigen pada pengguna jalan yang tidak melengkapi persyaratan dokumen perjalanan," jelasnya.
Pengecekan Pos Penyekatan di 3 titik jalur perbatasan, dilakukan Kapolres Blitar AKBP Yudhi bersama Pgs Dandim 0808 Blitar, Letkol Arm M Muslikh, Danyon 511/DY Blitar, Letkol Inf A Wakhid dan didampingi PJU Polres Blitar Kota dan jajaran kapolsek.
Diungkapkan perwira dengan dua melati dipundak ini, setiap Pos Penyekatan dijaga oleh petugas dari TNI-Polri, Sat Pol PP, Dishub dan Dinkes. "Dengan jumlah personel setiap pos, sekitar 13-16 orang," ungkapnya.
Pengecekan yang dilakukan dalam penyekatan ini adalah kendaraan baik roda 2, roda 4, bus dan angkutan barang selain nopol AG yang akan keluar Blitar.
"Yaitu dokumen persyaratan perjalanan, kemudian melakukan edukasi dan himbauan tentang protokol kesehatan pada masyarakat. Serta membagikan masker kepada pengguna jalan yang tidak menggunakan masker," terang AKBP Yudhi.
Bagi yang tidak membawa kelengkapan dokumen perjalanan, seperti yang disyaratkan yaitu Surat Keterangan keperluan perjalanan, termasuk Surat Bebas Covid-19 baik hasil tes antigen, PCR maupun Gnose. "Langsung dilakukan tes swab antigen secara acak atau random test, untuk memberikan gambaran kondisi kesehatan masyarakat saat pandemi Covid-19 pasca Lebaran," tegasnya.
Adapun hasil dari Random Test pengguna jalan pada 3 titik Pos Penyekatan yaitu di Kecamatan Udanawu 16 orang negatif dan 1 orang reaktif, di Kecamatan Ponggok 4 orang negatif dan di Kecamatan Wonodadi 3 orang negatif. "Untuk yang hasil tesnya reaktif kita minta putar balik, setelah dilakukan koordinasi dengan Satgas Covid-19," pungkas AKBP Yudhi. (ais)