
GAZA (Lenteratoday) – Usai gencatan senjata antara tentara Hamas Palestina dengan Israel, ribuan pengungsi Gaza mulai kembali ke rumah mereka. Demikian juga warga Israel kembali ke kehidupan normal mereka. Namun demikian, selama 11 hari konflik tercatat 243 orang termasuk 66 anak-anak Palestina tewas.
Jumlah tersebut berdasarkan laporan dari kantor berita AFP. Selain itu juga tercatat roket Hamas menewaskan 12 orang Israel diantaranya satu anak, seorang remaja dan seorang tentara Israel. Selain itu juga menewaskan satu orang India dan dua orang Thailand.
Sementara itu itu, CNN Indonesia melaporkan bahwa setidaknya ada 1.900 orang penduduk Gaza yang luka-luka. Kemudian, Hamas menyebutkan ada sekitar 120 ribu penduduk di Gaza terpaksa mengungsi.
Untuk diketahui, Israel dan dua kelompok utama bersenjata di Gaza, Hamas dan Jihad Islam, menyetujui gencatan senjata senjata pada Kamis (20/5/2021). Menurut pernyataan dari kantor Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, yang dikutip AFP, kabinet sepakat dengan suara bulat menerima usulan gencatan senjata tanpa syarat dari Mesir. Namun, Israel tidak menyebutkan kapan gencatan senjata akan mulai berlaku.
Sedangkan kelompok Hamas dan Jihad Islam membenarkan mereka sepakat melakukan gencatan senjata dengan Israel. Mereka menyatakan hal itu mulai berlaku pada Jumat (21/5/2021) pukul 02.00 waktu setempat. Upaya gencana senjata tersebut merupakan usulan dari Mesir, Qatar, dan Perserikatan Bangsa-Bangsa. (ufi/ist)