04 April 2025

Get In Touch

Batu Susun Bondowoso Ala Stonehenge Inggris

Batu Susun Bondowoso Ala Stonehenge Inggris

Tak hanya di Inggris, susunan batu raksasa serupa Stonehenge ternyataada juga di Bondowoso. Batu yang bertumpuk secara alami menjadi keajaibanmemukau.

Bondowoso menjadi buah bibir pekan ini akibat musibah banjirbandang beberapa hari lalu. Jangan salah, kabupaten ini ternyata juga menyimpankeunikan wisata. Salah satunya Solor Stone yang menyerupai Stonehenge, sebuahsitus batu raksasa bertumpuk yang ada di Amesbury di Wiltshire, Inggris.

Terletak di Desa Solor, Kecamatan Cermee, Bondowoso, JawaTimur, penduduk lokal menyebutnya 'Betoh So'on'. Betoh So'on ini sendiridiambil dari bahasa lokal warga setempat yakni Madura. Betoh artinya batu,sedangkan So'on artinya menyunggi.Betoh So'on merupakan tumpukan batu setinggi13 hingga 30 meter. Tersusun rapi secara vertikal dan berjajar alias berbarisrapi.

Untuk menuju lokasi Batu Solor, diperlukan upaya cukupkeras. Sebab, akses jalan menuju ke Batu Solor meski sudah beraspal tapi beradamenyusuri punggung pegunungan yang membuat warga harus hati-hati dalamberkendara. Namun jangan kawatir, meski akses ke lokasi terbilang cukup susah,terutama saat musim hujan, semuanya akan terlunasi ketika tiba di lokasi BatuSolor. Jika berangkat dari kawasan kota Bondowoso, maka diperlukan waktu kuranglebih 2,5 jam lamanya.

Siapa yang meletakkan dan menyusun batu besar dan tinggitersebut di lembah? Menurut warga setempat, mereka percaya bahwa Tuhan yangmeletakkan batu itu. Artinya, batu itu terbentuk dengan sendirinya tanpa campurtangan manusia.

Menurut Asyok, petugas yang berjaga di pintu masuk, belumada penelitian kapan Batu Solor tersebut berdiri. Namun diperkirakan batutersebut merupakan situs pra sejarah yang umurnya mencapai ribuan tahunlamanya.

Beberapa orang lain bilang kalo Stonehenge Bondowoso inimerupakan Situs Megalitikum, seperti Stonehenge di Inggris, tapi sampai saatini belum ada penelitian resmi yang bisa menjelaskannya. Tapi warga sekitarpercaya kalo Batu Solor ini merupakan tempat Raja Blambangan pada jaman dulukala.

“Tidak ada sejarah tentang berdirinya Batu Solor tersebut,tetapi menurut cerita masyarakat sekitar, batu ini merupakan tempat RajaBlambangan pertama,” ungkapnya.

Menurut legendanya, jaman dulu kala ada bangsawan Majapahityang bernama Bhre Wirabumi yang diutus oleh Prabu Hayam Wuruk untuk menjadipenguasa wilayah Majapahit di Jawa Timur. Saat dalam perjalanan, dia tiba diBondowoso dan lupa arah. Ia kemudian mendengar suara ghaib yang menyuruhnyauntuk naik ke batu tinggi itu.

Kemudian ada cahaya bersinar di sana dan Bhre pun naikdengan bantuan sulu tanaman yang menempel di batu tersebut. Saat tiba di atas,ia langsung semedi selama 5 malam dan ia menamainya Batu Sulur lalu melanjutkanperjalanannya menuju selatan. Di kemudian hari, Bhre Wirabumi pun diangkatmenjadi Raja Blambangan yang pertama.

Saat ini, selain jalan yang sudah beraspal mulus, lokasi tersebut dilengkapi dengan beberapa titik swa-foto dan beberapa gazebo untuk istirahat pengunjung. Pengunjung dikenai biaya masuk sebesar Rp 5.000/orang. Tak hanya batu susun, pengunjung juga bisa berfoto di batu kursi dan batu buaya. Pemandangan alam berupa pepohonan kayu jati yang rimbun juga sangat cocok untuk berfoto sambil menikmati udara segar.(dya)

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.