04 April 2025

Get In Touch

Risma Bakal Tambah Alat Bantu untuk ABK

Risma Bakal Tambah Alat Bantu untuk ABK

Surabaya-WaliKota Surabaya, Tri Rismaharini berencana menambah peralatan Anak BerkebutuhanKhusus (ABK) dalam waktu dekat. Hal tersebut disampaikan setelah pihaknya mengirimtujuh ABK belajar ke Liverpool pada Juni 2019 lalu.

“Saya berharap mereka bisa mandiri, guru-guru bisa melatihanak-anak lain, kami akan carikan peralatan itu sehingga anak-anak lain bisaseperti mereka,” kata Risma di depan ruang kerjanya, Rabu (7/8).

Adapun beberapa peralatan yang dimaksud meliputi mobility(tongkat roda), sidebox, komputer dan lainnya.Risma mengungkapkan belum bisamenjelaskan lebih detail peralatan yang dibutuhkan, karena pihaknya belummenerima laporan dari pihak guru.

“Kalau peralatan, Surabaya belum sesempurna sekolah ST.Vincent’s School Liverpool, Inggris. Kami akan coba melengkapinya untuk mereka(anak ABK),” ujarnya.

Risma memilih sekolah ST. Vincent’s School Liverpool karenasistem pembelajarannya sangat bagus. Hal tersebut terbukti dengan tujuh anakyang dikirim sudah mulai percaya diri dan mandiri.Pemkot akan fokus padaperalatannya, kata Risma, hal ini karena fasilitas umum untuk ABK sudah ada diSurabaya. Misalnya seperti jalur khusus di pedistrian, jembatan penyebranganorang (JPO).

Risma juga akan membahas lebih lanjut terkait pembelajaranABK dengan mengirim ke Liverpool. “Nanti akan kami lihat, kan itu mahal, biayabesar,” katanya.Perlu diketahui Risma memberangkatkan sejumlah ABK dan gurupendamping menggunakan anggaran pemkot.

Disamping itu, salah satu guru pendamping Rina Pancawatimengungkapkan banyak pembelajaran baru yang diterima ABK dan sejumlah gurupendamping.“Disana dijadwal, ada belajar musik, komputer membuat keramik, kaca,sama belajar mesin ketik, sidebox, belajar mobility dan lainnya,” tambah dia.

Pembelajaran tersebut melatih anak agar bisa mandiri dantidak merepotkan orang lain saat berkativitas. Rina menyampaikan pihaknyamendapatkan banyak hal baru dalam membangun karakter ABK. Hal tersebut meliputipembentukan karakter anak untuk mandiri, fisik, dan juga rasa percaya diri.“Karenaselama ini anak-anak cenderung tidak percaya diri," ucapnya.

Menurutnya, masih ada beberapa fasilitas dan alat yang harusdilengkapi di Kota Surabaya. Hal tersebut untuk menunjang sikap mandiri ABK.

Rina juga menyampaikan terdapat alat yang disebut Sideboxuntuk melatih kemandirian dan kepercayaan diri anak. Alat ini akan sangatmembantu dalam pembelajaran, karena anak-anak bisa berlajar sambil bermain.

“Sidebox sebuah kotak yang didalamnya ada media peralatangame, ada bola khusus, parasut, bunyi-bunyian, stop watch, penutup mata danlainnya,” pungkasnya.

Sebanyak delapan pendamping dan tujuh siswa yang akanberangkat itu terpilih berdasarkan prestasi musik dan olahraga dari beberapasekolah di Surabaya. Diantaranya, siswa asal SMP Negeri 7 Surabaya Rahul N, SDNegeri Sidotopo Wetan Melinda Putri, Rizky Nova SD Negeri Pacarkeling, Early PSD Negeri Tambaksari, Firmansyah SD Negeri Klampis, Reva G dan Muhammad Hilbramdari SLB  A YPAB. (Est)

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.