
Dinkop dan UMKM Provinsi Jatim meluncurkan empat platform aplikasi digital
Surabaya-Pada puncak acara Hari Ulang Tahun Koperasi ke 72, Gubernur Khofifah Indar Parawansa memberikan sambutan di depan 800 pegiat koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Jawa Timur (Jatim).Dia berharap semua koperasi dan UMKM di Jatim ‘melek’ terhadap digitalisasi ekonomi.
"Saya ini orang koperasi. Saya menjadi salah satubagian dari aliansi koperasi," kata Khofifah dalam sambutan di Grand CityExhibition & Convention Center - VIP Grand Ballroom Lt. 4, Rabu (7/8).
Khofifah menambahkan dirinya ingin mengajak pegiat koperasi agar dapat masukkedalam roh koperasi. Dimana rohkoperasi bukan hanya sekadar gotong royong dan sosok guru ekonomi. Namunsesungguhnya roh koperasi sangat kuat kaitan menjaga semangat kualitas dalammembangun bangsa dan negara.
"Saya ingin koperasi di Jawa Timur menjadi kekuatanyang luar biasa. Memanfaatkan secara optimal era digitalisasi ekonomi saat ini.Apa yang memungkinkan kita bisa memperluas jejaring dan apa yang bisamemungkingkan kita memasarkan produk kita," ucapnya. Pihaknya berharapsemua platform-platform ecommerce menggadeng koperasi dan UKM Jatim, mulai dariShopee, Gojek, Tokopedia, Bukalapak dan lainnya.
Untuk diketahui, Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jatim meluncurkan empat platform aplikasi digital dalam acara Puncak Hari Koperasi ke-72 Provinsi Jatim Tahun 2019 tersebut.Aplikasi tersebut adalah platform One Pesantren One Product (OPOP), Jatim Iso, Tomiko, dan Si Jawara.
Mas Purnomo Hadi, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM ProvinsiJatim memaparkan, peresmian aplikasi itu guna mewujudkan koperasi menjadi badan usaha yang tangguh dalammenghadapi era digital.
Peresmian tersebut mengiringi kesuksesan Dinas Koperasi danUMKM Jatim sebelumnya yang telah mendapat sejumlah penghargaan skala nasionalseperti Satya Lencana Pembangunan dari Presiden Joko Widodo melalui MenteriKoperasi, Bhakti Koperasi, dan Koperasi Berprestasi Tingkat Nasional.“Beberapadaerah telah mendapat prestasi di tingkat nasional atas sentuhan pemerintahkota dan kabupaten,” ujar Mas Hadi.
Dia juga mengapresiasi gerakan milenial koperasi dan UMKMyang menciptakan aplikasi sebagai upaya meningkatkan sistem perkoperasian yangfleksibel.
Seperti aplikasi Si Jawara yang memberi stimulus agar setiaporang memandang koperasi sebagai layanan nasional. One Pesantren One Product,besutan Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya dengan beberapa pesantren, jugamenjadi aplikasi yang diluncurkan sebagai pusat pemberdayaan masyarakatberbasis pesantren.
Sementara ada aplikasi Jatim Iso, aplikasi buatan SukoWidodo dan Toko Online Milik Koperasi (Tomiko).Dengan hadirnya aplikasi digitaltersebut, Dinas Kopersi dan UMKM Provinsi Jatim siap menguatkan posisimenghadapi era digitalisasi.
Dikesempatan yang sama, Bupati Lamongan, H. Fadelimemberikan sambutan dan ucapan syukur atas City Of Charm yang melibatkanKabupaten Lamongan dengan membawakan berbagai produk khas dari daerah Lamongan.
"Saya menyampaikan terima kasih kepada ibu gubernuryang telah banyak memberikan kesempatan kepada Kabupaten Lamongan seperti hariini dipuncak Hari Koperasi UMKM 2019, dimana Kabupaten Lamongan dijadikansebagai City Of Charm sebagai kabupaten unggulan dan diberikan peran yang lebihpada acara sore hari ini," terangnya.
Fadeli juga berharap bisa bersinergi dengan perusahaan besaratau ecommerce yang sudah mapan. “Kami (Kabupaten Lamongan) juga terus mengembangkan Lamongan Mart yang dimanaLamongan Mart membuka toko kebutuhan masyarakat dengan kebutuhan sehari-haridengan produk lokal dengan harga yang bersaing. Dengan pembayaran non tunaidengan e-money," tambah Fadeli. (Sas/Ard/Ace)