
VAKSINASI dan protokol kesehatan merupakan satu paket dalam pencegahan Corona Virus Diseases atau yang dikenal sebagai COVID-19.
Karenanya, masyarakat diminta tidak hanya mengandalkan satu intervensi kesehatan saja. Seperti halnya hanya mengandalkan vaksin agar tidak tertular Virus COVID-19.
Sementara menerapkan disiplin protokol kesehatan (prokes) yang ketat merupakan upaya melengkapi intervensi kesehatan.
Dengan demikian berbagai intervensi penanganan COVID-19 diibaratkan celah pada lapisan keju yang saling menutupi satu dengan lainnya dan tidak dapat ditembus dari luar.
Karenanya, upaya vaksinasi yang dilakukan saat ini, tentunya tidak semata-mata menjadi satu-satunya upaya melindungi masyarakat dari penularan Covid-19. Vaksinasi tidak akan berhasil apabila tidak diimbangi dengan protokol kesehatan.
Meski demikian percepatan memaksimalkan vaksinasi di berbagai penjuru Indonesia terus digencarkan. Termasuk Provinsi Jawa Timur (Jatim) yang capaian vaksinasi dosis pertama dan kedua merupakan tertinggi di Indonesia berdasarkan data Dashboard Kemenkes / KCPEN per 28 Juli 2021.

Pada dosis pertama capaian vaksinasi Jatim mencapai 7.475.195 orang, sementara dosis kedua mencapai 2.994.673 orang.
Bahkan untuk mempercepat vaksinasi, Pemprov Jatim terus bersinergi dengan berbagai stakeholder termasuk Forkopimda Jatim, Pemkab/kota, Perguruan Tinggi dan berbagai elemen strategis di Jatim.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa pun turun gunung untuk memastikan vaksinasi berjalan dengan baik dan lancar di Jatim. Ada target yang ingin dicapainya yaitu 70% masyarakat tervaksinasi untuk kado HUT Ke-76 RI. Dengan 70% masyarakat tervaksinasi, maka harapannya dapat tercipta herd immunity.
Tak hanya kota besar yang menjadi perhatiannya, daerah kecil hingga
wilayah kepulauan pun juga perlu disisir untuk dilaksanakan vaksinasi.
Pulau Bawean, Kabupaten Gresik dilirik untuk menjadi tempat pelaksanaan serbuan vaksinasi COVID-19. Pangkoarmada II yang bekerjasama dengan Pemprov Jatim menyelenggarakan program serbuan vaksinasi di daerah yang juga dijuluki sebagai Pulau Putri.
Serbuan vaksinasi untuk Masyarakat Pulau Bawean ini diadakan selama 3 hari yaitu 28-30 Juli 2021 dengan target vaksin sebanyak 10.500 dosis. Adapun vaksin yang disiapkan merupakan jenis vaksin Sinovac untuk di dua kecamatan di Pulau Bawean yaitu Kecamatan Sangkapura dan Kecamatan Tambak. Setiap harinya vaksinasi dilaksanakan mulai pukul 07.00 s.d 16.00 WIB.
Pada program serbuan vaksinasi di Pulau Bawean tersebut melibatkan 453 personil, yang terdiri dari 323 personil TNI AL, 100 personil Stikes, dan 30 tenaga kesehatan (nakes) lokal.
Pada dua kecamatan yang ada di Pulau Bawean telah disiapkan masing-masing tiga pos pada masing-masing kecamatan. Untuk Kecamatan Sangkapura dilaksanakan pada Pos Pesanggrahan Kecamatan Sangkapura untuk 6 desa, Pos Sekolah Tinggi Agama Islam Hasan Jufri (STAIH) Sangkapura untuk 7 desa, dan Pos TK Umar Mas’ud untuk 4 desa.
Sementara Kecamatan Tambak disiapkan tiga pos yang terdiri dari Puskesmas Pembantu (Pustu) Tambak untuk 4 sesa, Kantor Kecamatan Tambak untuk 5 desa, dan SDN Diponggo untuk 4 desa.
Antusiasme warga Pulau Bawean semakin meningkat dengan adanya kunjungan dari orang nomor satu di Jatim, Pangkoarmada II, dan Bupati Gresik pada Kamis (29/7/2021). Ada warga yang berasal desa cukup jauh dari Kecamatan Sangkapura rela menempuh perjalanan seorang diri untuk mendapatkan vaksinasi. Ada juga melakukan vaksinasi karena ingin bertemu dengan Gubernur Jatim Khofifah.
Melihat antuasiasme warga tersebut, bisa dikatakan bahwa vaksinasi tidak hanya ditujukan bagi masyarakat di kota dan pulau besar, tetapi hak mendapatkan perlindungan dari COVID-19 juga diperlukan untuk masyarakat yang ada di kepulauan.
Vaksinasi yang diadakan di Pulau Bawean ini menjadi spirit tersendiri bagi pelaksanaan vaksinasi-vaksinasi selanjutnya di wilayah kepulauan. Sehingga nanti ke depan akan dilaksanakan di pulau-pulau lainnya di Jatim bahkan di Indonesia pada umumnya.(*)
Penulis : I Gede Alfian Septamiarsa, S.Sos, M.I.Kom
(Pranata Humas Ahli Pertama Biro Administrasi Pimpinan Setda Prov. Jatim)