BUKAN menakut-nakuti, tapi inilah kondisi riil dunia di tengah pandemi. Negara-negara kalang kabut ‘berperang’ melawan Covid-19 varian Delta. Mutasi yang berasal dari India ini membuat infeksi virus corona melesat tak terkendali. Di Indonesia mutasi Delta sudah mendominasi kasus hingga 76%. Sementara, meski sempat ‘merdeka’ dari corona Cina kembali mencatat kasus tertinggi gegara si Delta. Bahkan di Australia tercatat kematian termuda, yaitu pria berusia 20-an tahun tanpa penyakit bawaan meninggal dunia positif Corona. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pun dikabarkan membutuhkan dana super besar, mencapai Rp 164 triliun untuk membeli alat tes, oksigen, masker hingga vaksin, terutama bagi negara miskin. Bukannya membaik, peneliti malah mendeteksi kondisi akan lebih ‘chaos’ karena varian baru terus bermunculan. Teranyar, varian Lambda dikatakan para ilmuwan Jepang kebal terhadap semua jenis vaksin yang saat ini beredar. Disiplin protokol kesehatan, terutama bermasker dan tidak berkerumun menjadi jurus paling sakti, pencegahan infeksi Covid-19 saat ini.BACA BERITA LENGKAP, DOWNLOAD DI SINI https://cdn.lentera.co/c/newscenter/lenteratoday/2021/08/05082021.pdf
[3d-flip-book id="60826" ][/3d-flip-book]https://cdn.lentera.co/c/newscenter/lenteratoday/2021/08/05082021.pdf">