DAFTAR panjang permasalahan akibat pandemi Covid-19 terus muncul ke permukaan. Terbaru, jumlah anak yang tiba-tiba menjadi yatim, piatu bahkan yatim-piatu karena orang tuanya meninggal akibat corona mulai menggunung. Kementerian Sosial (Kemensos) mencatat 11.045 anak yang kini harus berjuang hidup sendiri. Padahal, menurut Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) data yang dikantongi itu masih belum valid. Bantuan yang dikhususkan untuk generasi muda yang dirundung duka inipun belum tampak konkrit. Dari segi jumlah pun, berpeluang besar terus bertambah. Sebab kasus corona di Indonesia masih jauh dari kata membaik. Data terbaru, Minggu (8/8) tercatat sebanyak 26.415 kasus baru. Sedangkan kasus aktif kini ada 474.233 orang. Jumlah kematian juga masih di atas 1.000 orang, tercatat tambahan pasien meninggal 1.498. Angka-angka itu bukan kabar baik, karena sebenarnya jumlah orang yang dites antigen, TCM, dan RT-PCR hanya 102.565 orang, turun dibanding tes pada Sabtu (7/8) yakni 144.055 orang. Bila hal ini dibiarkan berlarut, permasalahan ekonomi hingga psikologis dikhawatirkan menjadi bom waktu yang bisa meledak setiap saat. BACA BERITA LENGKAP, DOWNLOAD DI SINI https://cdn.lentera.co/c/newscenter/lenteratoday/2021/08/09082021.pdf
[3d-flip-book id="61231" ][/3d-flip-book]https://cdn.lentera.co/c/newscenter/lenteratoday/2021/08/09082021.pdf">