
Pasuruan - Warga Desa Sumbergedang dan Desa Tawangrejo, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan dihebohkan dengan munculnya buih berbusa di aliran sungai. Sepanjang aliran sungai yang tercemar tersebut bak gumpalan awan yang jatuh ke bumi.
Meski tidak menimbulkan polusi bau, aliran sungai yang biasa dipergunakan untuk cuci dan mandi, berubah warna menjadi kecoklatan. Warga curiga, hamparan busa putih ini merupakan limbah detergen yang berasal dari pabrik di sekitar sungai.
Setelah dilakukan penelusuran, warga menemukan asal muasal limbah detergen ini dari perusahaan pengolahan limbah plastik di Desa Sumbergedang, Kecamatan Pandaan. Cairan berwana hitam dalam drum yang digunakan sebagai pembersih plastik ini tumpah dan mengalir ke sungai.

Penanggungjawab pabrik pengolahan limbah plastik, Royan, mengakui bahwa detergen cair yang tumpah tersebut menjadi biang pencemaran sungai. Namun ia berdalih bahwa cairan tersebut tidak berbahaya bagi ekosistem.
“Kami sudah tangani tumpahan sabun. Tinggal sisa-sisa yang tercecer, kami bersihkan dengan menggunakan pasir,” kata Royan.
Petugas pengawas limbah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pasuruan sudah melakukan pengecekan di aliran sungai yang tercemar. Mereka juga mengambil sample air untuk dilakukan pemeriksaan di laboratorium. (oen)