LEARNING loss atau nyawa terancam? Tak perlu memilih, karena memang bukan pilihan. Mutlak keselamatan rakyat lah yang seharusnya menjadi prioritas kala mengambil keputusan di saat pandemi Covid-19 terjadi. Termasuk terkait kebijakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) yang mulai digeber 1-2 pekan terakhir, dengan alasan level penularan menurun. Sayangnya, menurut data Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) 1.299 klaster sekolah menjadi klaster corona. Meski secara prosentase hanya 2,77%, tapi jumlah sebenarnya 7.285 pendidik dan tenaga kependidikan positif Covid-19. Tak hanya itu, 15.655 peserta didik juga tercatat terinfeksi. Saat ditanya kapan PTM harus dihentikan karena ada penularan, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengatakan jika positivity rate di atas 8% lagi. Harus banget ya menunggu parah? Ini soal nyawa anak bangsa lho. BACA BERITA LENGKAP, DOWNLOAD DI SINI https://cdn.lentera.co/c/newscenter/lenteratoday/2021/09/23092021.pdf
[3d-flip-book id="67402" ][/3d-flip-book]https://cdn.lentera.co/c/newscenter/lenteratoday/2021/09/23092021.pdf">