04 April 2025

Get In Touch

Jamhadi Wariskan Program Andalan ke Kadin Surabaya

Jamhadi Wariskan Program Andalan ke Kadin Surabaya

Surabaya-Kamar dagang dan industri (Kadin) kota Surabayagelar acara Musyawarah Kota (Mukota) ke enam yang digelar di Hotel Shangri La,Rabu (14/8). Acara kali ini juga menjadi tandda berakhirnya masa tugas Jamhadisebagai Ketua Kadin Surabaya, digantikan oleh Muhammad Ali Affandi.

Diakhir masa jabatannya, Jamhadi mewariskan berbagai programandalan hingga asset miliaran ke Kadin Surabaya.Salah satunya bisnis klinikbisnis Kadin Surabaya. Lembaga ini dibentuk untuk membantu pelaku usaha,khususnya usaha mikro kecil menengah UMKM dalam menata manajemen bisnis, produksi,sampaipemasaran.

Tidak hanya klinik Kadin Surabaya, Jamhadi juga berhasiluntuk menginisiasi Raperda di kota Surabaya. Menginisiasi untuk disampaikan kewalikota dan dewan bisa melalui Kadin. Karena kita diberi ruang yaitu raperdatentang pengusaha yang menanamkan modal di Surbaya dan raperda kekinian yakniekonomi kreatif.

Selain itu ada Surabaya kreatif city forum. Ini embrio yangbisa diterapkan Kabupaten kota se Jawa Timur. Karena UKM naik kelas itu sesuatuyang mengharuskan kita berpikir. “ Ke depan Kadin Surabaya harus semakin maju,”katanya.

Untuk diketahui, Mukota ke VI Kadin Kota Surabaya iniberlandaskan anggaran dasar (AD) pasal 29 dan anggaran rumah tangga (ART) pasal24 sebagai lembaga perwakilan anggota dan merupakan kekuasaan tertinggi Kadin.

“Hari ini kita melaksanakan apa yang diamanatkan berdasarkanUU 1 tahun 1987 dengan PP nya yang kita juga dimanatkan oleh Adart Kadin untukmelaksanakan mukota, yang agenda utamanya termasuk pemilihan ketua Kadinperiode tahun 2019-2024,”jelas Jamhadi ketika sambutan.

Kadin sesuai UU hanya berkewajiban untuk mendampingipemerintah sebagai mitra terutama dalam Trip Touris dan Invesment. Berkatkerjasama yang baik antara pemerintah dan pelaku usaha, pertumbuhan ekonomi Surabayamencapai 6,15% . Angka tersebut lebih baik dari Jawa Timur yang hanya  5,51% dan juga lebih baik dari nasional5,05%. “Tetapu tumbuh saja tidak cukup masih ada pengangguran setidaknya 5%.Itulah pekerjaan yang tidak bisa dihilangkan dari Kadin,” katanya.

Tak hanya itu Jamhadi juga menyampaikan tentang Kadin secarainternal. “Kita sekarang memiliki aset Rp 1,76 miliiar, apabila dihitungberdasarkan harga beli saat itu. Kadin Surabaya membeli aset Rp 1,426 miliyarditahun 2014. Kalau aset dihitung secara keseluruhan mencapai Rp 5,4 miliar,”jelasnya

Membahas mengenai keanggotaan yang pernah tercatat dibukudirektori Kadin Surabaya ada sekitar 5000 perusahaan. Pertumbuhan pengusahameningkat dari 1,7% dari 5 tahun yang lalu dan sekarang menurut data pengusahaini naik menyentuh 3,9% tetapi jumlah keanggotaan tidak naik.

Diakhir sambutannya jamhadi mengharapkan semoga ketua Kadin Surabaya yang baru dapat lebih baik untuk meluncurkan ide-ide dan gagasan.(Ard/Ace)

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.