06 April 2025

Get In Touch

Refrensi Wisata Edukatif di Lamongan Jelang Nataru 2021

Taman Mahoni di Kecamatan Sekaran Lamongan. Foto : Adyad AI
Taman Mahoni di Kecamatan Sekaran Lamongan. Foto : Adyad AI

LAMONGAN (Lenteratoday) -- Libur Natal dan Tahun Baru bisanya jadi waktu melepas penat selama setahun beraktifitas, bagi anda yang sedang mencari tempat wisata mungkin Taman Mahoni di Kabupaten Lamongan adalah pilihan yang tepat.

Wisata yang berlokasi di Desa Kendal, Kecamatan Sekaran ini bakal memanjakan pengunjung, selain lokasinya yang jauh dari kawasan perkotaan tempat ini juga menyuguhkan eksotisnya sungai bengawan solo yang berada di samping lokasi wisata.

Pengunjung yang membawa rombongan keluarga akan disuguhkan dengan berbagai arena permainan tempo dulu, seperti engkle, lompat tali, petak umpet, egrang, layangan, congkal, serta seni musik tongklek.

Dijamin pengunjung akan dibawa bernostalgia, ditambah suasana pedesaan yang kental menambah nilai lebih untuk wisata ini.

Penggagas wisata Taman Mahoni, Ludi Irfandi mengatakan pengunjung tidak dipatok biaya apapun untuk masuk wisata. Namun, kata dia, untuk menikmati fasilitas tambahan pengunjung dikenakan biaya sewa.

"Kalau masuk ke sini ya gratis mas, cuman kalau mau naik flying fox, jembatan balok, jembatan gantung wall climbing, naik motor ATV harus bayar Rp1.000 dan satu lagi pengunjung juga bisa membawa oleh-oleh khas yang dibuat oleh warga kami," terangnya, Jum'at (12/10/2021)

Wisata yang dibuka pada 2018 lalu itu kini makin lengkap, tak sedikit juga warga yang menjajakan oleh-oleh khas di kawasan wisata. "Alhamdulilah sekarang banyak wahana permainan bagi pengunjung," papar dia.

Wisata Mahoni ini perharinya bisa dikunjungi para wisatawan lebih dari 700 orang. Bahkan jika hari Sabtu dan Minggu jumlah pengunjung bisa mencapai 1.000 orang lebih.

Menariknya, wisata ini digagas oleh warga serta pemuda desa. Bahkan dikatakan Ludi, Taman Mahoni pernah menarik perhatian Kemendes RI.

"Sebelum dikenal seperti saat ini mas, perjuangannya ya luar biasa, makanya pas ada kunjungan pak menteri desa kesini kami sampai menangis karena terharu kalau ingat perjuangan kita saat itu," jelas Ludi.

Untuk sampai di Taman Hahoni yang menyajikan wisata edukasi itu, wisatawan harus menempuh jarak sekitar 31 Km atau 45 menit dari pusat kota Lamongan.

Reporter : Adyad Ammy I

Editor : Lutfiyu Handi

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.