LAMPU ‘kuning’ keamanan siber pemerintah kembali menyala terang.Ribuan data Kepolisian Republik Indonesia (Polri) disebar secara gratis oleh hacker. Ironisnya selain data pribadi, catatan pelanggaran anggota polisi juga dibeberkan kepada publik. Bahkan ada tiga nama jenderal yang masuk dalam daftar tersebut. Ini bukan kali pertama lembaga negeri ini diacak-acak oleh peretas. Setidaknya ada 33 lembaga yang mengalami kebocoran data, termasuk Polri dan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) yang merupakan ‘benteng’ pertahanan negara. Ahli IT pun mendorong pemerintah segera berbenah. Selain terkait keamanan bangsa, juga soal harga diri RI. Jangan sampai jatuh berkali-kali ke lubang yang sama.https://cdn.lentera.co/c/newscenter/lenteratoday/2021/11/19112021.pdf
[3d-flip-book id="74805" ][/3d-flip-book]https://cdn.lentera.co/c/newscenter/lenteratoday/2021/11/19112021.pdf">