
Blitar - Adanya info aksi borong dan penimbunan masker mendapat respon Polres Blitar dengan langsung melakukan sidak ke beberapa apotek, RSUD Ngudi Waluyo Wlingi dan pertokoan di wilayan Kabupaten Blitar. Penemmuannya pun mengejutkan, teryata masker sudah langka dan harganya melonjak.
Dipimpin langsung oleh Kapolres Blitar, AKBP Ahmad Fanani bersama Wakapolres Blitar, Kompol Arif Kristianto, Kasat Reskrim AKP Sodik Efendi, Kasat Lantas AKP Yoppy Anggi Krisna, Kasat Narkoba AKP Didik Suhardi, dan Kasat Intel AKP Dodot Weko.
Sasaran pertama Apotek PPNI di Wlingi. Salah satu apoteker di apotek tersebut mengatakan bahwa sudah hampir 2 bulan stok masker kosong. "Dari distributor sudah kosong, infonya dari pabrik juga pasokannya berkurang," tutur Apoteker Apotek PPNI, Ari Kusumastuti.
Padahal, lanjut Ari, hampir setiap pasien yang dirawat di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi selalu membeli masker. "Harganya juga naik biasanya sekitar Rp 1.500 sekarang jadi Rp 2.500 sampai Rp 3.000, itu pun barangnya sulit dan beli dari toko modern berjejaring," ungkapnya.
Selain masker, handsanitizer atau cairan antiseptik untuk tangan juga langka. Saat ini di apotek hanya tersisa 5 botol, tidak dijual tapi untuk dipakai sendiri. "Sejak mulai marak Virus Corona, sudah sulit mendapat masker," beber Ari.
Selanjutnya sidak ke RSUD Ngudi Waluyo Wlingi yang dekat dengan lokasi apotek, Kapolres Blitar AKBP Fanani melihat langsung kesiapan penanganana pasien suspect Virus Corona dan ruang isolasi.
Sidak dilanjutkan ke pertokoan di sekitar Pasar Wlingi, disalah satu supermarket Kapolres AKBP Fanani selain menanyakan stok masker juga mengecek harga sembako. "Sebulan ini memang terjadi kelangkaan masker di Kabupaten Blitar, sesuai hasil sidak kita ke apotek dan toko banyak yang kosong, di rumah sakit juga menipis stoknya," kata AKBP Fanani.
Info mengenai aksi borong masker atau pembelian dalam jumlah besar, belum ditemukan. Demikian juga harga sembako juga stabil, tidak ada kenaikan harga. "Jadi saya menghimbau agar masyarakat tidak panik, apa lagi sampai melakukan aksi borong atau panic buying," imbuhnya. (ais)