
Surabaya - Sejumlah kader Gerakan Pemuda (GP) Ansor akan maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 di Jatim. Semua kader pun digerakkan untuk mendukung penuh kader yang mencalokan diri.
“Kalau ada kader Ansor yang maju dalam Pilkada Serentak 2020, kami akan dorong. Saya mewajibkan seluruh kader Ansor untuk memenangkan kader Ansor yang mencalonkan di Pilkada Serentak 2020. Soal hasil, itu belakangan,” tegas Ketua Umum PP GP Ansor, Yaqut Cholil Qoumas, dikutip, Rabu (4/3/2020).
Untuk diketahui, ada dua kader Ansor yang berniat maju dalam Pemilihan Bupati atau Pilbup Jember 2020, yaitu Wakil Ketua GP Ansor Cabang Kencong, Deni Prasetya, dan Ketua GP Ansor Cabang Jember, Ayub Junaidi. Ayub adalah Sekretaris DPC PKB Jember. Sedangkan Deni adalah Anggota Fraksi NasDem DPRD Jatim.
Sanusi yang menjabat sebagai anggota Dewan Penasihat di PW GP Ansor Jatim juga akan maju dalam Pilbup Malang 2020. Bahkan kandidat petahana ini sudah mendapat rekomendasi dari PDI Perjuangan (PDIP).
Juga ada dua kader Ansor yang akan maju di Pilbup Gresik2020, yaitu Ketua Ansor Gresik, Junaidi, dan Bendahara PW GP Ansor Jatim, FandiAhmad Yani.
Petahana Bupati Trenggalek, M Nur Arifin yang menjabat sebagai Wakabid PW GP Ansor Jatim juga akan maju kembali dalam Pilbup Trenggalek 2020. Anggota Dewan Penasihat PW GP Ansor Jatim, Sugiri Sancoko juga berniat maju dalam Pilbup Ponorogo 2020.
Pria yang akrab disapa Gus Yaqut ini mengatakan Ansormempunyai misi distribusi kader, termasuk distribusi kader politik. “BagiAnsor, politik tidak boleh ditinggalkan. Sebab, politik adalah panggung pentingyang harus juga direbut,” ucapnya.
Jika kader Ansor tidak mau masuk ke politik, dikhawatirkan panggung politik akan dikuasai orang yang tidak memiliki manfaat untuk Nahdlatul Ulama (NU). (ist)