
Surabaya – Adanya virus corona menjadi perhatian serius kalanganpemerintah dan public, karena informasi tentang virus corona juga mendapatrespon cukup cepat dari kalangan public. Sayangnya tak jarang dari informasitersebut melah mengandung info hoax. Karena itu, Pemerintah wajib menyediakaninformasi tentang wabah corona secara akurat, transparan, dan mudah diaksespublik.
Mengenai hal itu, dosen IlmuKomunikasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya Dr Suko Widodo mengatakanbahwa informasi dan berita tentang virus corona masuk informasi publik kategoriserta merta. Hal ini sesuai dengan Pasal 10 UU Keterbukaan InformasiPublik/KIP. Untuk itu, pemerintah sebagai badan publik juga berkewajiban untukmenyediakan informasi yang transparan dan mudah diakses terkait masalahtersebut.
“Saat ini banyak informasitentang virus Corona beredar luas di masyarakat. Sayangnya tak banyak informasiyang memandung hoax,” tandasnya.
Terlebih lagi, lanjutnya,informasi ini yang menjadi ruang komuniasi interaktif yang memungkinkan wargaberkonsultasi dengan otoritas terkait yang menghandle masalah ini. Tak hanya penyediaaninformasi public saja, namun pemerintah juga harus bisa memandu warga untukbisa menjaga kesehatannya dan menghindarkan dari kemungkinan terkena seranganvirus ini.
“Dalam konteks ini, secarapraktis, pemerintah bisa meminta bantuan lembaga seperti media massa yangmemiliki kredibilitas dalam pemberitaan untuk menyebarkan informasi akuratterkait masalah ini. Ini juga untukmenepis informasi hoaks yang beredar seputar penyebaran virus Corona dimasyarakat,” paparnya.
Disisi lain, informasi yangakurat dan mencerahkan masyarakat tentu bersumber dari narasumber yang memilikikapasitas, profesionalisme, kompetensi, pengalaman, kredibilitas, dan punyaotoritas terkait dengan virus Corona dan kesehatan masyarakat. Sehingga bukansembarangan orang menyampaikan informasi kepada publik terkait virus Corona. Semuaitu bertujuan untuk menghindari kepanikan dan kegaduhan di masyarakat.
“Dalam konteks ini, media massayang kredibel jadi kanal terbaik untuk menyampaikan semua informasi tentangvirus Corona kepada masyarakat,” tandasnya. (ist/ufi)