
ILLINOIS (Lenteratoday) – Seekor macan tutul salju mati setelah tertular Covid-19 di Kebun Binatang Miller Park, Bloomington, Illinois, Amerika Serikat (AS). Macan bernama Rilu, yang berusia 11 tahun mati setelah berjuang melawan pneumonia yang disebabkan oleh Covid.
Dikutib dari postingan IG millerparkzoo, Rilu tiba di Kebun Binatang Miller Park pada 2011 dari Kebun Binatang Kota Oklahoma. Selama berada di tempat tersebut, Rilu menghasilkan tujuh keturunan hidup yang sekarang menjadi bagian dari Species Survival Plan (SSP). Dengan keturunannya tersebut, Rilu menjadikan Miller Park Zoo sebagai salah satu kebun binatang terkemuka di dunia dalam memproduksi anak-anak Macan Tutul Salju.
“Kepribadian dan kecantikan Rilu akan dirindukan oleh tamu dan staf, tetapi dia tidak akan dilupakan,” bunyi dalam postingan di IG millerparkzoo, Minggu (9/1/2022).
"Saya senang bahwa warisan Rilu akan terus hidup di dalam Photo Ark. Rilu akan memukau dunia selama bertahun-tahun yang akan datang," kata Jay Tetzloff, Pengawas Kebun Binatang.
Seiring dengan penyebaran Covid-19, Gedung Satwa Katthoefer akan ditutup kembali untuk umum hingga waktu belum ditentukan. Pasalnya, beberapa kucing menunjukkan termasuk Rilu menunjukkan pneumonia yang disebabkan oleh Covid.
Awalnya, Rilu diketahui batuk-batuk dan sesak napas mulai tanggal 20 November. Empat kucing lainnya masih dalam perawatan dokter hewan. “Adalah kewajiban kami untuk melakukan semua yang kami bisa lakukan untuk hewan di sini di Kebun Binatang Miller Park,” kata Jay Tetzloff, Pengawas Kebun Binatang.
Dia menjelaskan, di seluruh negeri, karnivora dan primata telah dinyatakan positif, termasuk beberapa kematian, di kebun binatang dan akuarium. Tidak ada hewan yang menerima vaksinasi Covid di Kebun Binatang Miller Park. Staf telah mengevaluasi dan mengikuti fasilitas lain yang telah memberikan vaksin dan hasilnya. Vaksinasi spesies yang rentan akan dimulai segera setelah vaksin tersedia lagi.
Fotografer satwa liar Joel Sartore memberikan penghormatan Rilu dalam sebuah postingan di akun Instagram miliknya mengaku sangat sedih dengan kematian Rilu. "Macan tutul salju terbukti sangat rentan terhadap penyakit ini, dan seringkali berakibat fatal. Jika Anda belum menerima vaksinasi dan booster, silakan lakukan. Bukan hanya nyawa manusia yang dipertaruhkan. Terima kasih," sambung dia.
Kasus hewan kebun binatang yang terinfeksi covid-19 telah dilaporkan sebelumnya. Pada Desember, dua kuda nil dinyatakan positif covid-19 di sebuah kebun binatang di Antwerpen, Belgia.
Sebulan sebelumnya, tiga macan tutul salju mati juga di Kebun Binatang Anak Lincoln di Nebraska, karena komplikasi terkait covid-19.
Sebagai informasi, menurut World Wildlife Fund (WWF), macan tutul salju merupakan spesies yang rentan. Saat ini, populasi mereka diperkirakan hanya sebanyak 4.000 hingga 6.500 ekor.
Ancaman utama bagi kelangsungan hidup macan tutul salju adalah perburuan, hilangnya habitat, dan krisis iklim.(*)
Sumber : IG Millerparkzoo
Editor : Lutfiyu Handi