DEMI kesejahteraan rakyat, Indonesia bakal menghentikan ekspor bahan mentah dari sumber Daya Alam (SDA) secara bertahap. Pada 2020 lalu penghentian ekspor nikel telah dilakukan. Dilanjutkan awal tahun kemarin, ada larangan pengiriman batu bara--meski baru diputuskan hanya berlaku sebulan di Januari. Selanjutnya, di 2022 ini juga akan ditutup keran ekspor bauksit yang akan diikuti larangan penjualan tembaga ke luar negeri di tahun 2023. Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun tampaknya harus bersiap ‘menebalkan telinga’ menerima protes dari negara-negara lain. Dalam keputusan penghentian ekspor batu bara saja, setelah Jepang dan Korea Selatan (Korsel) terbaru Filipina juga berkirim surat agar Indonesia mencabut larangan ekspor ‘emas hitam’. Semoga tepat janji.https://cdn.lentera.co/c/newscenter/lenteratoday/2022/01/11012022.pdf
[3d-flip-book id="81135" ][/3d-flip-book]https://cdn.lentera.co/c/newscenter/lenteratoday/2022/01/11012022.pdf">