
Surabaya – Partai Gerindra terus mematangkan diri untuk memenangkan Pilkada serentak 2020, khususnya di Jatim. Meski, pengumuman rekomendasi para calon kepala daerah yang diusung Partai Gerindra baru akan dilakukan pada pertengahan April mendatang, namun beberapa nama sudah muncul.
Ketua DPD Partai Gerindra Jatim, Soepriyatno sempat menyebutkanbahwa ada beberapa nama yang telah dipersiapkan untuk menjadi calon kepaladaerah. Diantaranya adalah dr Gamal Albinsaid yang diusulkan untuk mendampingi MachfudArifin dalam Pilkada Kota Surabaya. “Kami mengusulkan calon tunggal kami,Gamal. Namun, keputusan tetap berada pada Pak Machfud,” kata Soepriyatno saatditemui di Kantor DPD Gerindra Jatim, Sabtu (14/3/2020).
Untuk Pilkada Sidoarjo, Partai Gerindra malah sudahmenyiapkan dua nama, yang pertama adalah Bambang Haryo yang dipersiapkansebagai calon bupati dan yang kemudian adalah Mimik yang dipersiapkan untukcalon wakil bupati. “Nanti tinggal Bambang Haryo dipasangkan dengan siapa danBu Mimik dipasangkan dengan siapa. Dari keduanya itu, mana yang kemungkinannya(menang) paling besar, maka itu yang akan diusung,” tandasnya Soepriyatno.
Beda lagi dengan Gresik, untuk kabupaten satu ini Soepriyatnomengatakan malah sudah fix Partai Gerindra akan mengusung Moh Qosim sebagaicabup dan Cawabubnya dr Alif dari Gerindra. Demikian juga dengan Jember, PartaiGerindra mengusulkan kadernya Abdul Halim yang sekarang menjabat sebagai wakil ketuaDPRD Jember, sebagai Cawabup.
“Tinggal nanti Gerindra akan berpasangan dengan siapa,masing masing daerah akan berbeda. Bisa berpasangan dengan PKB dan juga adayang berpasangan dengan PDIP. Semua tergantung dari kondisi dan peluang masingmasing daerah,” tandas Soepriyatno.
Meski sudah ada beberapa nama yang didukung untuk mencalondi beberapa daerah, namun Soepriyatno masih belum berani membeberkan siapa-siapayang mendapatkan rekomendasi dari partainya itu. “Insya Allah pada pertengahan April 2020,beberapa rekomendasi DPP Partai Gerindra untuk pasangan calon yang diusung diPilkada serentak di Jatim akan turun, makanya kami belum berani menyampaikanterlebih dulu karena masih menilai dan mematangkan,” ujarnya. (ufi)