04 April 2025

Get In Touch

Gerindra - PKB Gagas Koalisi Besar

Gerindra - PKB Gagas Koalisi Besar

Blitar - Untuk menghadapi dominasi PDIP di parlemen, Gerindra dan PKB mengagas koalisi besar untuk bertarung dalam Pilbup Kabupaten Blitar tahun 2020 ini.

Gagasan ini disampaikan oleh Sekretaris DPC Partai Gerindra Kabupaten Blitar, Sugianto jika pihaknya mengaku sudah intensif komunikasi baik antar bakal calon, maupun antar partai. "Jadi bisa diartikan sendiri, keseriusan saya untuk maju dalam Pilbup 2020 ini," tutur Sugik sapaan Sugianto, Senin (16/3/2020).

Pria yang juga menjabat Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Blitar ini menjelaskan diantara beberapa partai yang sudah komunikasi dengan PKB ada Partai Golkar, Partai Demokrat, Partai Nasdem, PPP, dan PKS.

"Komunikasi kita jalin bukan hanya dengan partai, hingga dengan bakal calonnya. Kecuali dengan PDIP, karena bisa mengusung calon sendiri," jelasnya.

Namun ketika ditanya, kemungkinan paling besar akan berkoalisi dengan partai apa. Sugik mengaku dengan PKB, karena termasuk partai dengan kursi banyak yakni 9 kursi.

"Sehingga kekuatan koalisi semakin besar, Gerindra punya 6 kursi dan PKB 9 kursi sudah 14 kursi cukup untuk mengusung calon sendiri," tandasnya.

Karena untuk mengusung calon sendiri dibutuhkan minimal 10 kursi, sementara komposisi kursi di DPRD Kabupaten Blitar dengan 50 anggota dewan yaitu : PDIP (19), PKB (9), PAN (7), Gerindra (6), Golkar (3), Demokrat (2), Nasdem (2), PPP (1) dan PKS (1).

Ditegaskan Sugik bersama PKB akan menbentuk koalisi besar, bersama dengan partai dalam fraksi GPN (Gerakan Pembangunan Nasional) yaitu Gerindra (6), PPP (1), Nasdem (2) dan PKS (1). "Karena saya sebagai Ketua Fraksi GPN, jadi bisa dikomunikasi untuk membentuk koalisi," pungkasnya.

Secara terpisah Ketua DPC PKB Kabupaten Blitar, Abdul Munib ketika dikonfirmasi mengenai hal ini membenarkan jika memang sudah ada komunikasi dengan Partai Gerindra. "Iya memang benar sudah ada komunikasi, termasuk soal koalisi," kata Munib.

Apakah benar akan maju sebagai balon berpasangan dengan Sugik, sebagai Cabup dan Cawabup Blitar periode 2020-2024. Munib menjawab belum final, masih menunggu keputusan rekom dari DPP. "Sudah diusulkan satu nama ke DPP, yaitu nama ketua partai saya sendiri," bebernya.

Ditambahkan Munib jika keputusan untuk berkoaliasi dengan partai mana, masih menunggu rekomendasi dari DPP. "Karena dengan turunnya rekom tersebut, bisa ditentukan akan mengusung sendiri dengan membetuk koalisi," imbuhnya. (ais)

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.