07 April 2025

Get In Touch

Studi Israel: Vaksin ke-4 Covid Tingkatkan Daya Tahan Lansia 3x Lipat

Petugas medis melakukan tes COVID-19 di sebuah tempat pengujian lantatur (drive-thru) saat Israel menghadapi lonjakan infeksi varian Omicron di Yerusalem, 10 Januari 2022 (Ant)
Petugas medis melakukan tes COVID-19 di sebuah tempat pengujian lantatur (drive-thru) saat Israel menghadapi lonjakan infeksi varian Omicron di Yerusalem, 10 Januari 2022 (Ant)

YERUSALEM (Lenteratoday) -Dosis ke-4 vaksin Covid-19 yang diberikan kepada lansia di Israel meningkatkan daya tahan mereka tiga kali lipat terhadap penyakit serius dibanding penerima dosis ke-3 pada kelompok usia serupa, menurut kementerian kesehatan Israel, Minggu (23/1/2022).

Kemenkes setempat juga mengatakan dosis ke-4, atau booster kedua, menjadikan para lansia lebih tahan terhadap infeksi dibanding lansia yang menerima dosis ke-3.

Studi awal yang diterbitkan pusat medis Sheba Israel pada Senin lalu menunjukkan bahwa dosis ke-4 vaksin Cocid-19 meningkatkan kadar antibodi bahkan sedikit lebih tinggi ketimbang dosis ke-3, namun (dosis ke-4) "kemungkinan" tidak sepenuhnya mampu menangkal varian Omicron yang sangat menular.

Israel mulai memberikan dosis ke-4 kepada kaum lansia awal Januari ini selagi Omicron mengganas.

Kementerian pada Minggu mengatakan studi tersebut, yang melibatkan sejumlah universitas utama Israel dan pusat medis Sheba, membandingkan 400.000 lansia yang sudah menerima dosis ke-4 dengan 600.000 lansia yang baru mendapatkan dosis ke-3.

Seperti di wilayah lainnya, Israel mengalami lonjakan kasus Covid-19 akibat varian Omicron. Namun, otoritas melaporkan nihil kematian varian tersebut.

Booster kedua

Pekan lalu diberitakan, sekitar 250.000 warga Israel telah menerima dosis ke-4 vaksin Covid-19 sejak otoritas memberikan booster kedua kepada kaum lansia dan tenaga kesehatan pekan lalu, kata perdana menteri Naftali Bennett, Minggu (9/1/2022).

"Hampir seperempat juta orang telah divaksin dosis ke-4," kata Bennett melalui pidato yang disiarkan di televisi sebelum memulai rapat kabinet mingguan.

"Ini adalah respons luar biasa yang akan mencegah morbiditas dan penderitaan yang lebih parah," ucapnya.

Di hari yang sama sebanyak 5.000 dosis pil antivirus Covid-19 buatan Merck juga tiba di Israel. Menurut Bennett, rumah sakit akan menggunakan pil tersebut untuk mengobati pasien Omicron sangat berisiko.

Otoritas juga menyambut kedatangan pengiriman pertama vaksin Covid-19 Pfizer Kamis lalu.

Israel menghadapi lonjakan kasus Covid-19 yang dipicu oleh wabah varian Omicron.

Wilayah dengan 9,45 juta populasi itu melaporkan tambahan 17.517 kasus pada Minggu, menurut kementerian kesehatan (*)

Sumber: Antara

Editor: Arifin BH

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.