04 April 2025

Get In Touch

Bekuk Cagliari, Nerazzurri Pimpin Klasemen Sementara Serie A

Bekuk Cagliari, Nerazzurri Pimpin Klasemen Sementara Serie A

CAGLIARI, LETRA.ID-Inter Milan meraih hasil apik di pekankedua Serie A 2019/20. Bertandang ke Sardegna Arena menghadapi Cagliari, Senin(2/9) dini hari WIB, Inter menang dengan skor 2-1.

Gol-gol Inter di laga ini dicetak Lautaro Martinez ('27) danRomelu Lukaku lewat sepakan penalti ('72). Cagliari hanya mampu memperkecilkedudukan lewat Joao Pedro ('50). Kemenangan ini mengantarkan Inter menjadipemuncak klasemen sementara Serie A dengan raihan 6 poin.

Di laga ini, Cagliari turun dengan para pemain inti. Adanama Alberto Cerri dan Joao Pedro di lini depan, bersama dengan RadjaNainggolan di lini kedua. Nahitan Nandez, Artur Ionita, dan Marko Rog mengisilini tengah, sekaligus melapisi lini pertahanan yang dikomandoi Luca Ceppitellidan Ragnar Klavan.

Sementara itu, Inter juga menurunkan tim terbaik mereka.Romelu Lukaku dan Lautaro Martinez mengisi lini depan, ditemani Stefano Sensi,Marcelo Brozovic, dan Matias Vecino di lini tengah. Lini pertahanan digalangMilan Skriniar, Andrea Ranocchia, dan Danilo D'Ambrosio.

Di awal-awal babak pertama, Inter langsung mengambilinisiatif serangan. Beberapa peluang berhasil mereka ciptakan, karena hampirsemua pemain menjalankan perannya dengan apik di laga ini, terutama para pemainyang bermain di lini serang.

Tampak bahwa para pemain depan Inter mampu bermain cair dilaga ini. Martinez dan Lukaku kerap saling bertukar posisi untuk mengacaukanpertahanan lawan. Liarnya pergerakan kedua pemain tersebut juga membuat bekCagliari kerap kali kelimpungan menghadapi mereka.

Namun, Cagliari bukannya tanpa perlawanan. Berisikanpemain-pemain yang memiliki kualitas apik, semisal Rog maupun Nainggolan,mereka mampu melancarkan beberapa serangan balik berbahaya. Selain itu, merekajuga punya penyerang liat bernama Joao Pedro.

Memasuki menit 20 pertandingan, Inter mulai tampil lebihefektif. Mereka memang tidak dominan, karena dari segi peluang yang dicetak,mereka kalah dari Cagliari (6 tembakan berbanding 10 tembakan). Tapi, padamenit 27, mereka mampu mencuri gol terlebih dahulu.

Bermula dari umpan silang yang dilepas Sensi, Martinez mampumengonversi umpan tersebut menjadi gol. Wasit sempat berkonsultasi dengan VAR,karena disinyalir ada pemain Inter yang sudah berada dalam posisi offsidesebelum gol terjadi. Tapi, akhirnya wasit tetap mengesahkan gol tersebut. Skor1-0 untuk Inter.

Setelah unggul, Inter tetap tampil menggebu-gebu, namundengan sedikit pendekatan yang berbeda. Untuk mencegah Cagliari mengembangkanpermainan, mereka menekan para pemain Cagliari sedini mungkin. Para pemaindepan Inter kerap menekan pemain belakang Cagliari yang menguasai laga.

Alhasil, para pemain Cagliari sulit mengalirkan bola kedepan. Hingga babak pertama rampung, skor 1-0 untuk keunggulan Inter tetapbertahan.

Memasuki babak kedua, perubahan dilakukan Cagliari. GiovanniSimeone dimasukkan untuk menggantikan Cerri. Perubahan ini langsung membuahkanhasil pada menit 50.

Diawali oleh pergerakan Nandez di sisi kiri pertahananInter, ia mengirimkan umpan silang ke kotak penalti. Di sana, sudah ada JoaoPedro yang menanti. Tanpa kesulitan, ia menanduk bola setelah melepaskan diridari kawalan bek Inter. Skor berubah 1-1.

Setelah Cagliari menyamakan kedudukan, laga berlangsungsemakin seru. Inter kembali menggeliat. Tekanan agresif langsung dilancarkanuntuk menghentikan kebangkitan Cagliari. Pada menit 56, peluang didapat Interuntuk membalikkan skor. Sayang, sepakan Sensi masih lemah.

Dua sisi sayap Inter juga lebih hidup di babak kedua ini.Garis pertahanan mulai bergerak lebih tinggi. Namun, seiring tekanan agresifyang diterapkan Inter ini, ada ruang-ruang kosong yang sukses dimanfaatkanCagliari.

Dalam sebuah situasi pada menit 69, Nandez berhasilmenerobos lini pertahanan Inter lewat sisi sayap. Ia berduel dengan Brozovic,sebelum akhirnya melepas umpan yang mengenai tangan Brozovic. Para pemainCagliari sontak meminta penalti, tapi wasit bergeming dan tidak memberikannya.

Untuk menambah tekanan plus menjaga keseimbangan permainan,Inter memasukkan Nicolo Barella pada menit 70, menggantikan Vecino. MasuknyaBarella langsung membawa pengaruh positif bagi permainan Inter.

Selang dua menit setelah ia masuk, penalti diberikan wasituntuk Inter, setelah pemain Cagliari, Fabio Pisacane, dinilai melakukanpelanggaran terhadap salah seorang pemain Inter di kotak penalti Cagliari.Lukaku maju sebagai eksekutor dan mampu menunaikan tugas dengan baik, mengubahkedudukan menjadi 2-1.

Di sisa waktu 15 menit terakhir babak kedua, Cagliari danInter kembali melakukan pergantian. Di kubu Cagliari, Lucas Castro dimasukkan,menggantikan Pisacane. Di kubu Inter, Matteo Politano dan Diego Godindimasukkan. Beberapa perubahan ini membuat laga tetap berjalan menarik.

Cagliari, meski kalah dari segi kualitas pemain, mampumemberikan ancaman ke lini pertahanan Inter. Mereka banyak mengandalkankecepatan untuk menembus pertahanan Inter, apalagi memang banyak ruang kosongdi lini pertahanan Inter yang bisa dimanfaatkan.

Namun, Inter memang bukan tim sembarangan. Mereka mamputampil lebih klinis. Sebuah peluang emas yang ditorehkan Lukaku pada menit 84mencerminkan betapa efektifnya serangan yang dibangun Inter. Sial bagi Inter,peluang Lukaku ini tidak berbuah gol.

Bukan hanya Lukaku saja, Politano juga berhasil menciptakanpeluang sekira menit 90. Cagliari pun berhasil membuat jantung pendukung Interberdebar di menit 90+2. Namun, semua peluang itu tak ada yang berakhir menjadigol.

Hasilnya, hingga laga usai, skor 2-1 untuk keunggulan Intertetap bertahan. Nerazzurri berhasil meraih kemenangan kedua mereka di ajangSerie A 2019/20.(kpr)

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.