07 April 2025

Get In Touch

Jika Vaksinasi Global Capai 70% di Pertengahan Tahun, WHO Klaim Fase Akut Berakhir

Jika Vaksinasi Global Capai 70% di Pertengahan Tahun, WHO Klaim Fase Akut Berakhir

JOHANNESBURG (Lenteratoday)-Kabar baik diungkapkan Kepala Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus. Dia mengatakan fase akut pandemi COVID-19 dapat berakhir tahun ini, jika sekitar 70 persen populasi dunia divaksinasi pada pertengahan tahun.

“Harapan kami fase akut pandemi ini akan berakhir tahun ini, tentunya dengan satu syarat, vaksinasi 70 persen (target tercapai) pada pertengahan tahun ini, sekitar Juni, Juli,” kata Tedros kepada wartawan di Afrika Selatan, Jumat (11/2/2022), dikutip dari AFP, Sabtu (12/2/2022).

Dia berbicara saat kunjungan ke Afrigen Biologics and Vaccines. Fasilitas kesehatan ini telah memproduksi vaksin mRNA COVID pertama yang dibuat di Afrika menggunakan urutan Moderna.

“Kami berharap vaksin ini lebih sesuai dengan konteks penggunaannya, dengan batasan penyimpanan yang lebih sedikit dan dengan harga yang lebih rendah,” kata Tedros.

Vaksin akan siap untuk uji klinis pada November, dengan persetujuan diharapkan pada 2024. Afrigen memimpin proyek percontohan, yang didukung WHO dan inisiatif COVAX.

Untuk diketahui, setelah lonjakan yang berlangsung selama 3,5 bulan, jumlah rata-rata kasus harian global turun untuk minggu kedua berturut-turut, surut sebesar 17 persen, menurut penghitungan AFP pada Kamis (10/2).

Afrika Selatan dan India sejak Oktober 2020 memimpin seruan untuk keringanan paten vaksin, atau hak kekayaan intelektual, pada vaksin COVID-19. Dua negara ini yakin upaya ini akan membantu memacu produksi lokal.

Tetapi sejumlah negara kaya yang menjadi tuan rumah bagi perusahaan farmasi besar menentang langkah tersebut, yang percaya hal itu akan menghambat inovasi.

Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) telah mengumumkan bulan lalu bahwa kesepakatan antara negara-negara kaya dan negara-negara berkembang pada pemecahan persoalan ini bisa selesai beberapa minggu lagi.(*)

Sumber: AFP / Editor: Widyawati

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.