
BEIJING (Lenteratoday) - Otoritas kesehatan di Cina untuk kali pertama menyetujui penggunaan obat Paxlovid dari Pfizer. Obat ini diklaim manjur mencegah kematian pada pasien Covid-19 yang berisiko.
Dikutip dari Reuters pada Sabtu (12/2/2022), Badan Produk Medis Nasional Cina menyetujui Paxlovid diberikan untuk pasien dewasa yang mengalami gejala Covid-19 ringan hingga sedang. Obat diberikan untuk mencegah gejala berkembang menjadi parah.
Di Cina kasus baru Covid-19 masih dapat di tekan di bawah angka 250 per hari. China yang sampai saat ini tidak menggunakan vaksin Covid-19 dari luar negeri dilaporkan telah memvaksinasi sekitar 87 persen penduduknya.
Obat Paxlovid juga digunakan di Indonesia untuk pasien Covid-19. Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin beberapa waktu lalu mengungkapkan obat Paxlovid masuk ke Indonesia di bulan Februari ini.Paxlovid bekerja dengan cara memblokir enzim yang dibutuhkan virus untuk bereplikasi.Obat ini dikemas dalam kemasan blister yang terdiri dari dua pil Paxlovid dan salah satu antivirus, Ritonavir, yang memungkinkannya aktif lebih lama pada konsentrasi yang lebih tinggi.(*)
Sumber: reuters | Editor: widyawati