07 April 2025

Get In Touch

SoftBank Jepang Batal Investasi di IKN Nusantara, Ada Apa?

SoftBank Jepang Batal Investasi di IKN Nusantara, Ada Apa?

JAKARTA (Lenteratoday)-SoftBank Group batal berinvestasi di proyek ibu kota baru Indonesia. Mengutip asia.nikke.com, Sabtu (12/3/2021) meski membatalkan rencana investasi di ibu kota baru, SoftBank tetap berkomitmen untuk mendukung pengembangan perusahaan rintisan di Indonesia.

"BREAKING! SoftBank pulls out of Indonesia's new capital project," demikian ditulis Nikkei di akun twitternya, Jumat (11/3/2020).

Sebagai informasi, Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Panjaitan pernah mengklaim SoftBank, raksasa telekomunikasi dan media Jepang, akan menjadi salah satu investor pembangunan ibu kota baru.

Tak tanggung-tanggung, investasi yang ingin ditanamkan sebesar US$100 miliar atau Rp1.428 triliun (Kurs Rp14.428 dolar AS).

Luhut mengaku kaget bahkan sempat tak percaya dengan investasi bombastis tersebut. Pasalnya, pemerintah sempat mengajukan permintaan investasi hanya US$25 miliar atau Rp350 triliun.

Dengan dana sebesar itu pun, Luhut bilang mencukupi pendanaan ibu kota baru hingga 5 tahun ke depan.

"Beliau (Masayoshi Son) terus mau investasi. Untuk saya ya, too good to be true. Tetapi, semua sudah jalan dan kami lihat tim sudah bekerja. Saya katakan ke dia minta US$25 miliar saja," jelas Luhut pada Januari 2020 lalu.

Namun, klaim Luhut itu dibantah Presiden Softbank Masayoshi Son. Saat bertemu dengan Jokowi pada 2020 lalu, ia mengatakan pihaknya belum memutuskan berapa uang yang digelontorkan untuk berinvestasi di Ibu Kota baru Indonesia.

Buat Nikkei, keputusan korporasi terkemuka Jepang yang dipimpin Masayoshi Son itu cukup mengejutkan. Pasalnya dalam pertemuan dengan Presiden Jokowi pada 10 Januari 2020 lalu, Masayoshi Son ditunjuk Jokowi menjadi anggota komite pengarah di proyek Ibu Kota Negara (IKN).

Pertemuan di Veranda Talk Istana Negara itu, juga diikuti mantan Perdana Menteri Inggris, Tony Blair. Dia juga ditunjuk Jokowi menjadi anggota komite pengarah proyek IKN.

Tapi kini SoftBank menarik diri. “Kami tidak berinvestasi dalam proyek ibu kota baru Indonesia, tapi kami terus berinvestasi di Indonesia melalui perusahaan portofolio SoftBank Vision Fund,” kata SoftBank yang juga dikutip Bloomberg.

Manajemen SoftBank menolak berkomentar lebih rinci soal keputusannya menarik diri dari proyek IKN.(*)

Sumber: Bloomberg,Nikkei /Editor: Widyawati

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.