04 April 2025

Get In Touch

Yos Sudarso Ditutup, DPRD Imbau Pemkot Maksimalkan Pembangunan

Yos Sudarso Ditutup, DPRD Imbau Pemkot Maksimalkan Pembangunan

SURABAYA,LETRA.ID - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya mengimbau Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memaksimalkan pembangunan Alun-Alun Suroboyo. Terlebih pemkot sudah melakukan penutupan jalan selama enam bulan mendatang.

“Ini (penutupan jalan) bagian dari proses, tidak ada masalahpenutupan jalan. Justru dengan ditutup bisa lebih cepat pembangunan. Jadi tidakada alasan-alasan lagi pengerjaan molor karena kendala macet dan lainnya,” kataAnggota DPRD Surabaya, Mochammad Machmud saat diwawancarai di Gedung DPRDSurabaya, Selasa (3/9).

Ia menilai penutupan jalan merupakan alternatif yang sudahtepat dilakukan pemkot, terlebih dinas perhubungan (Dishub) Surabaya sudahmembuat rekayasa lalu lintas yang memudahkan pengendara.

Pria asal fraksi Demokrat ini menyebutkan dalam beberapahari ini pengendara akan kebingungan dan kesulitan dalam memilih jalan. Tapisetelah terbiasa, pengendara akan lebih mudah mencari alternatif jalan yangtersedia.  “Apalagi warga tetap bisa kekantor dewan, bisa juga ke Zangrandi, karena memang aksesnya dibuka dua jalurmelalui Ketabang Kali atau Balai Kota Surabaya,” ujarnya.

Dalam satu minggu pengendara akan menghafal alternatif jalanbaru, kata dia, bahkan pihaknya mengaku sudah melakukan survey alternatif yangdisediakan pemkot. “Saya sempat muter-muter cari jalan kesini awalnya, 1-2 haritahu arahnya, selanjutnya pasti tidak akan nyasar,” sampainya.

Meski pun proyek alun-alun ini bersifat multiyears, Machmudmengimbau agar pemkot segera merampungkan pembangun dalam waktu dekat. Sehinggamasyarakat bisa segera menikmati hasilnya. Ia juga menilai dengan adanya ruangpublik ini akan menjadi satu-satunya fasilitas umum yang sangat luas diSurabaya. Mungkin juga bisa menjadi jujukan pariwisata yang mampu menarikwisatawan dari berbagai daerah atau bahkan negara.

“Saya berharap yang ujung timur itu juga bisa seperti TamanBungkul, atau bahkan lebih bagus. Fasilitasnya juga harus diperbarui,” katadia. Machmud juga mengusulkan agar pemkot membuat art center di alun-alun. Tapidengan konsep yang unik dan berbeda dari lainnya.

“Misalnya seperti proses secara langsung pembuatan karyaseni yang disuguhkan. Sehingga pengunjung bisa melihat secara langsungkreativitas kesenian khas Surabaya,” pungkasnya. (Est)

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.