
TRANMERE,LETRA.ID -Ada lagi pengusaha Indonesia terjun di sepakbola Eropa. Kali ini Santini Group yang dimiliki Keluarga Wanandi membeli saham klub Inggris, Tranmere Rovers.
Tranmere yang berkiprah di League One, dua tingkat di bawahPremier League, mengumumkan pembelian saham klub oleh Santini Group, Rabu (4/9)dini hari WIB. Grup tersebut dimiliki oleh tiga bersaudara asal Indonesia,Wandi, Lukito, dan Paulus Wanandi.
Santini Group adalah induk usaha asal Indonesia yangmemiliki jenis usaha di bidang peralatan otomotif, infrastruktur, sumber dayaalam, pengembangan properti, dan jasa. Perusahaan ini dibentuk oleh SofjanWanandi pada tahun 1994.
Chairman Tranmere Rovers, Mark Palios, mengumumkan SantiniGroup akan memiliki saham minoritas di klub berjuluk Super Whites itu."Sayadengan senang hati mengumumkan jika klub sudah mencapai kesepakatan dengan investordari luar, Santini Group. Dengan demikian, mereka akan memiliki saham minoritasdi Tranmere Rovers," ujar Mark Palios di situs resmi klub.
Pendanaan awal dari Santini Group akan digunakan untukbeberapa proyek yang dijalankan oleh Tranmere. Mulai dari penguatan sinyalWi-fi di stadion, serta pengembangan kawasan akademi klub. Tidak hanya itu, SantiniGroup juga akan membantu Tranmere untuk mengembangkan sayapnya di pasarinternasional, termasuk di Asia. Hal ini untuk menambah nilai klub tersebutsecara global.
Untuk urusan bisnis global tersebut, Tranmere telah menunjuksalah satu pengusaha yang merupakan rekanan Wandi bernama Simon Nainggolan.Simon disebut jadi otak di balik terjalinnya kerjasama antara Tranmere danSantini Group."Kami juga ingin berterima kasih kepada Simon Nainggolanyang sudah mengenalkan kami semua. Simon akan sering berada di Prenton Parkkarena dia akan jadi penghubung klub dengan jaringan bisnisinternasional," papar Palios.
Pendanaan kapital oleh grup asal Indonesia ini diharapkanbisa membuat keadaan keuangan klub yang bermarkas di stadion Prenton Parktersebut menjadi lebih stabil.
Sekadar informasi, Tranmere Rovers merupakan klub sepakbolayang berbasis di Merseyside. Saat ini, klub yang sudah berdiri sejak tahun 1884itu bermain di divisi League One atau kasta ketiga kompetisi liga di Inggris.
Sebelum Wanandi bersaudara, Erick Thohir sudah lebih dulu memiliki saham di klub League One Oxford United.(dtk,ins)