Ketua DPRD Palangka Raya Apresiasi Pemkot Sediakan 200 Ton Minyak Goreng Untuk Kendalikan Harga dan Kelangkaan

PALANGKA RAYA (Lenteratoday) - Saat ini harga berbagai kebutuhan pokok sudah merangkak naik, tak terkecuali minyak goreng kemasan yang lebih dahulu naik dan sudah mencapai harga Rp.24 ribu per liter.
Menanggapi permasalahan ini, Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Sigit K. Yunianto, mengapresiasi langkah yang diambil Pemerintah Kota Palangka Raya, dengan menambah 200 ton minyak goreng, sebagai upaya mengantisipasi kelangkaan dan kenaikan harga minyak goreng selama Ramadhan dan Idul Fitri 1443 Hijriah.
"Sebanyak 200 ton minyak goreng tersebut diakomodir pemkot melalui Disperindag, yang siap diluncurkan bila ada oknum yang memainkan stok atau harga," papar Sigit, Jumat (8/4/2022).
Selanjutnya Sigit menerangkan, nantinya selama Ramadhan hingga Lebaran, jika ternyata terjadi kelangkaan dan kenaikan harga minyak goreng, maka Pemkot akan menyalurkan minyak goreng curah atau kemasan dengan harga Rp.14 ribu per liter untuk menstabilkan kembali harga di pasaran.
Selain itu, politisi yang menjabat sebagai Sekretaris DPD PDIP Provinsi Kalteng ini meminta kepada agen dan pedagang, agar tidak memainkan stok dan harga minyak goreng demi meraih keuntungan pribadi.
"Kami menghimbau masyarakat agar tidak berbelanja berlebihan namun secara bijak, untuk menghindari menipisnya stok dan kelangkaan minyak goreng," ungkapnya.
Sementara itu berdasarkan informasi yang disampaikan Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Perdagangan Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perindustrian (DPKUKMP) Kota Palangka Raya, Hadriansyah, saat ini pengadaan 200 ton minyak goreng tersebut sedang dalam proses.
"Surat resmi dari Pemkot untuk pemesanan 200 ton minyak goreng sudah kami sampaikan ke PT CBU, yang mana sudah menyetujui pengadaannya," jelas Hadriansyah.
Ia melanjutkan, terkait masalah teknis masih dibahas melalui rapat, sambil menunggu kedatangan barang.
Penyaluran minyak goreng tersebut direncanakan dalam dua tahap, tahap pertama pada Bulan Ramadhan dan tahap kedua setelah Hari Raya Idul Fitri.
"Walikota Palangka Raya melaksanakan program ini dengan tujuan dapat meringankan beban ekonomi masyarakat selama Bulan Ramadhan hingga Idul Fitri 1443 Hijriah nanti," pungkasnya.
Reporter : Novita | Editor : Endang Pergiwati