Pulang Lomba dari Malaysia, 12 Santri Blitar Discreening

Blitar – Sebanyak 12 santri asal Pondok Pesantren Mambaus Sholihin 2 Blitar Desa Sumber, Kecamatan Sanan Kulon, Kabupaten Blitar, menjalani pemeriksaan kesehatan (screening) di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi. Sepulang dari lomba robotik Se-Asean 9th World Robotic For Peace, yang digelar International Robotic Training and Competion (IRTC) pada 7-8 Pebruari 2020 di Johor Malaysia.

Disampaikan Direktur RSUD Ngudi Waluyo Wlingi dr Endah Woro Utami bahwa 12 santri tersebut baru pulang dari Malaysia, setibanya di Bandara Juanda sudah di screening suhu dan lolos. Karena mereka beberapa hari tinggal di Malaysia, salah satu negara dari 28 negara yang terjangkit virus corona. “Ada riwayat kontak, maka posedurnya dilakukan screening tahap 2 sebelum masuk Kabupaten Blitar,” tutur dr Woro, Selasa (11/2/2020).

Dijelaskanya pemeriksaan ini sesuai prosedur, untuk mengetahui apakah ada tanda-tanda terjadinya infeksi. “Kalau tidak ada, tetap dilakukan upaya proteksi yaiyu isolasi di keluarganya masing-masing,” jelasnya.

Selain itu tindakan preventif, dengan memakai masker dan rajin cuci tangan diajarkan ke masing-masing anak dan keluarganya. “Selama masa inkubasi 14 hari, untuk mengetahui benar-benar tidak ada infeksi virus tersebut,” papar dr Woro.

Baca Juga :  TPID Kabupaten Blitar Raih Penghargaan Terbaik se-Jawa Bali dari Menko Perekonomian

Ditanya apakah di Blitar sudah ditemukan suspect virus corona, dr Woro mengaku tidak ada. Screening pada 12 santri ini pun bukan suspect, karena tidak ada gejala klinis tapi hanya mencegah jika ada kontak di negara yang terpapar virus,” tandasnya.

Pemeriksaan 12 santri ini dilakukan mulai sekitar jam 08.00 Wib ini, meliputi tes suhu tubuh, tekanan darah dan screening. Dilakukan di aula RSUD Ngudi Waluyo, oleh 2 petugas medis.

Ditambahkan dr Woro hasil dari screening tersebut, seluruhnya dinyatakan sehat dan tidak ada tandaatau gejala terinfeksi virus corona imbuhnya.

Seperti diberitakan, Ponpes Mambaus Sholihin memberangkatkan 12 santri atau siswa kelas VII dan VIII untuk mengikuti lomba robotik Se-Asean 9th World Robotic For Peace yang digelar International Robotic Training and Competion (IRTC) pada 7-8 Pebruari 2020 di Johor Malaysia. (ais)


Latest news

Related news

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini