Revitalisasi Pasar Tunjungan Tidak Jadi Perioritas, P3T Meradang

Surabaya – Perkumpulan Pedangan Pasar Tunjungan (P3T) meminta pada kepastian revitalisasi Pasar Tunjungan pada Pemkot Surabaya. Mereka menilai, selama ini PD Pasar Surya belum ada niat untuk meperioritaskan revitalisasi Pasat Tunjungan.

Wakil Ketua P3T, Jalil Hakim menjelaskan sampai saat ini tidak ada musyawarah yang dilakukan oleh PD Pasar Surya selaku pengelolah pasar kepada para pedagang yang ada di Pasar Tunjungan Kota Surabaya. Sehingga belum ada kepastian adanya revitalisasi.

“PD Pasar Surya hanya menuntut haknya, kalau memang pasarnya mau di bongkar ayo duduk bersama,” kata Jalil dalam konferensi pers yang dilakukan di Pasar Tunjungan, Rabu (25/2/2020). 

Ia juga menyampaikan bahwasanya Revitalisasi Pasar Surya tidak menjadi prioritas PD Pasar Surya. Sejauh ini, PD Pasar Surya mengatakan untuk revitalisasi pasar tersebut membutuhkan dana yang tidak sedikir serta waktu pembangunan yang cukup lama. 

“Dalam suratnya mengatakan bahwsanya PD Pasar Surya punya rencana jangka pendek dan jangka panjang atas revitalisasi Pasar Tunjungan. Akan tetapi lamanya mencapi 91 bulan untuk jangka panjang,” katanya. 

Sekretaris P3T, Johniel Lewi Santoso berharap empati kepedulian Walikota Surabaya Tri Rismaharini. Pasalnya, mereka mendengar jika sebelumnya sudah ada wacana pemindahan tanggung jawab akan revitalisasi itu dari PD Pasar Surya ke Kota Surabaya.

“Ingin diapakan Pasar Tunjungan ini? Seperti apa (tindakan) terhadap pasar tunjungan nantinya. Saya berharap bukan hanya sekedar omong kosong,” terangnya. 

Baca Juga :  Sejak diluncurkan, Aplikasi Dispendukcapil Surabaya e-ID Terima Ribuan Pengaduan

Ketidak jelasan yang sudah cukup lama ini memaksa P3T mengadukan masalah tersebut ke Ombudsman. Melalui pengaduan itu, mereka berharap akan mendapatkan kepastian. 

“Kami sudah mengadu pada Ombudsman. Obdusman punya itikad baik mempertemukan Para pedagang dengan pihak Pemkot dan PD Pasar Surya tapi secara tertutup. Tentunya kami tidak mau, kalau mau bermusyawarah ayo monggo secara terbuka,” kata Jalil. 

Ia juga menegaskan jika memang terkendala oleh biaya revitalisasi yang tinggi dalam revitalisasi tersebut, pihaknya siap untuk mencari investor dengan waktu revitalisasi yang lebih sedikit. 

“Yang penting itukan itikad baik dari pihak PD Pasar Surya. Ayo kita musyawarahkan bareng. Inikan icon Surabaya, letaknya strategis. Pasti banyak orang yang ingin beli stand disini. Kenapa justru tidak diutamakan, malah pasar-pasar yang di pinggir kota yang lebih diprioritaskan,” tegasnya. 

Menanggapi hal tersebut, Badan Pengawas PD Pasar Surya, Bambang Supriadi, mengatakan jika memang untuk saat ini Pasar Tunjungan tidak termasuk dalam prioritas revitalisasi. PD Pasar Surya hanya mampu membenahi saja. 

“Kalau bicara revitalisasi pasar, itu kan butuh waktu dan dana yang tidak sedikit mungkin puluhan miliar. Maka sebab itu, PD Pasar Surya untuk saat ini masih mampu proses pembenahan saja,” pungkasnya. (ard)

Latest news

Related news

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini