Wali Kota Surabaya Pertama yang Raih Satyalancana, Eri Cahyadi : Ini untuk Warga

SURABAYA (Lenteratoday) – Dalam upacara peringatan Hari Otonomi Daerah (Otoda) XXVIII di Taman Surya, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menerima Penghargaan Satyalancana Karya Bhakti Praja Nugraha di tahun 2024.

Tanda kehormatan itu diberikan sebagai penghargaan kepada kepala daerah atas prestasi yang dilakukan, berdasarkan hasil Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (EPPD) Tahun 2022 terhadap Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) Tahun 2021.

Lantas prestasi apa yang telah dilakukan Eri, sehingga ia menjadi Wali Kota Surabaya pertama yang berhasil mendapatkan tanda kehormatan tersebut?

Eri menjelaskan bahwa Satyalancana Karya Bhakti Praja Nugraha diberikan berdasarkan keputusan Presiden RI kepada kepala daerah, atas prestasi dalam penyelenggaraan pemerintah daerah. Lencana ini diberikan kepada kepala daerah hanya sekali seumur hidup.

“Lencana ini diberikan kepada wali kota, bupati dan gubernur, yang akan diberikan sekali seumur hidup atas prestasi yang pernah dilakukan untuk wilayahnya masing-masing,” ucapnya, Kamis(25/4/2024).

Eri mengungkapkan bahwa lencana ini diberikan atas komitmennya, dalam berbagai bidang penyelenggaraan pemerintahan. Misalnya saja terkait dengan penanganan stunting, penyediaan akomodasi, hingga pelibatan masyarakat dalam pembangunan.

“Satu terkait penurunan stunting yang luar biasa, kedua terkait dengan transportasi akomodasi dan kenyamanan kelayakan. Tapi yang terpenting di penilaian itu adalah bagaimana pelibatan semua masyarakat dalam ikut penyelenggaraan pembangunan Kota Surabaya,” ungkapnya.

Baca Juga :  HUT Megawati Soekarnoputri, Wakil Walikota Surabaya Armuji Yakin PDI Perjuangan Makin Maju dan Solid

“Jadi tidak hanya pemerintah daerahnya saja, tapi seluruh pelibatan masyarakat. Salah satu yang terkuat itu adalah RT/RW, LPMK dan Kader Surabaya Hebat (KSH),” tambahnya.

Menurutnya, lencana ini akan menjadi pendorong semangat baginya bersama jajaran dalam penyelenggaraan pemerintahan. Baginya, lencana ini patut didedikasikan kepada RT/RW, LPMK dan Kader Surabaya Hebat yang telah bergerak bersama dalam upaya membentuk Kampung Madani.

“Karena tidak ada tujuan pemerintah hadir itu selain memberikan yang terbaik kepada warganya melalui kampung-kampung, melalui RW-RW tadi,” tuturnya.

Untuk itu, Eri berharap setiap RW di Kota Surabaya dapat terbentuk Kampung Madani. Bagaimana di setiap kampung itu penuh dengan peradaban, tidak ada kemiskinan, pengangguran maupun anak putus sekolah.

“Karena itu saya selalu mengatakan kepada RT/RT, LPMK dan KSH, tujuannya semua bisa bergerak bersama, bukan hanya wali kotanya. Karena wali kota tidak mungkin bisa mendapatkan apa-apa, tanpa pergerakan dari warga,” pungkasnya.

Reporter:Amanah(mg)/Editor:Ais


Latest news

Related news

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini