Walikota Abu Bakar: Saat Pendemi, Pramuka Wajib Ikut Menangkal Hoax

Kediri – Walikota Kediri, Abdullah Abu Bakar berpesan pada anggota Pramuka, agar selalu berkolaborasi dengan semua pihak dan sudah bukan eranya berlomba-lomba tidak jelas. Dengan berkolaborasi akan menghasilkan inovasi yang sangat besar.

Selain itu, anggota Pramuka, khususnya di Kota Kediri, harus menjadi agent of change di dalam sikap kemandirian. Kemudian, juga harus menjadi agent of goodness. Mengingat di tengah pandemi saat ini sangat perlu untuk menangkal hoax yang marak beredar. Sehingga bisa tercipta negara yang lebih maju dan bermanfaat

Pesan itu disampaikan Walikota Abu Bakar selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Kota Kediri, saat menutup kegiatan East Java Green Scout Innovation 2020 yang diselenggarakan mulai bulan Juli 2020 di SMP Negeri 2 Kota Kediri, Jumat (16/10/2020).

Tampak hadir dalam acara tersebut Ketua Komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur Wara Sundari Renny Permana, Kapolresta Kediri AKBP Miko Indrayana, Ketua Kwartir Cabang Kota Kediri Maki Ali, Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri Siswanto, Lurah Kaliombo dan pengurus Kwarcab Pramuka Kota Kediri.

“East Java Green Scout Innovation 2020 ini merupakan contoh kegiatan kolaborasi yang sangat luar biasa. Ini namanya kolaborasi yang sempurna. Hari ini memang sangat dibutuhkan sekali kolaborasi yang sangat baik. Karena sudah bukan jamannya kita berlomba-lomba yang tidak karuan,” pesan Walikota.

Jika bisa berkolaborasi, maka yakin akan mampu menghasilkan inovasi yang besar. Banyak sekali inovasi-inovasi yang lahir dari kolaborasi ini, khususnya yang sangat nyata yang dilakukan oleh pramuka di kegiatan ini. “Semoga terus bisa berkolaborasi baik di Kota Kediri, Provinsi Jawa Timur untuk mendanai pramuka dalam membuat kegiatan yang lebih membawa manfaat khususnya bagi masyarakat Kota Kediri,” kata Mabu bakar.

Baca Juga :  Selama Ramadhan dan Pendemi Covid-19, Stok Darah PMI Kota Kediri Aman

Sementara, Plt Kepala Kwarda Jatim AR Purmadi menuturkan, kegiatan ini memiliki konsep yang membawa 3 manfaat yakni bermakna, berkesan dan berdampak. Bermakna dalam arti sebuah media mengembangkan potensi diri bagi Pramuka menghadapi tantangan yang semakin kompleks di masa kini dan masa depan, kemudian berkesan maksudnya berkesan bagi siapapun yang terlibat dalam kegiatan ini. Serta terakhir berdampak memiliki makna bahwa program ini bisa berdampak kepada masyarakat luas.

Kegiatan East Java Green Scout Innovation 2020 ini merupakan kegiatan yang diadakan Kwartir Daerah Gerakan Pramuka (Kwarda) Jawa Timur yang pesertanya adalah Pramuka Penegak/Pandega, yang dilaksanakan pada 11 zona Kwartir Cabang Gerakan Pramuka (Kwarcab) di Jawa Timur. 11 zona tersebut yaitu; Kabupaten Ponorogo, Kota Madiun, Kab. Bangkalan, Kota Malang, Kab. Mojokerto, Kab. Bondowoso, Kab. Probolinggo, Kab. Sidoarjo, Kab. Bojonegoro, Kab. Lamongan, dan Kota Kediri.

Kegiatan di Kota Kediri yaitu melakukan bedah 8 rumah di Kelurahan Ngronggo dan Kaliombo, bantuan sembako 150 paket untuk masyarakat Kelurahan Kaliombo, 100 tempat sampah 100, gerobak sampah untuk kelurahan, dan pemasangan gapura jalan dan pengecatan pagar sebagian warga di Kelurahan Kaliombo. (gos)

Latest news

Related news

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini