Honor Nyanyi Rossa Tidak Disita, Polri: Itu Uang Hasil Aktifitas Sebagai Penyanyi Profesional

JAKARTA (Lenteratoday) – Usai melakukan pemeriksaan terhadap penyanyi Sri Rossa Roslaina Handiyani alias Rossa di acara robot trading DNA Pro sebesar Rp172 juta, Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menyatakan tak akan menyita uang honor yang diterima Rossa.

“Rossa tidak menyerahkan uang hasil nyanyinya ke penyidik,” kata Rossa saat dikonfirmasi, Selasa (26/4).

Dia menjelaskan bahwa penyidik tak mengambil langkah itu lantaran uang diterima Rossa dapat kapasitasnya sebagai penyanyi profesional.

“Ada kontraknya sebagai profesional, penyidik tidak menyita,” jelasnya.

Sebelumnya, Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Polri Kombes Gatot Repli Handoko sempat mengatakan bahwa Rossa bersedia menyerahkan uang Rp172 juta honor itu.

Nantinya, kata Gatot, uang tersebut akan disita sebagai barang bukti selama proses penyidikan.

“R mengaku mendapatkan fee setelah dikurangi dengan biaya produksi sebesar Rp172 juta. Kemudian R uang tersebut diserahkan ke penyidik untuk dilakukan penyitaan,” kata Gatot kepada wartawan, Sabtu (23/4).

Baca Juga :  Pengacara Billy Syahputra Paparkan Keterkaitan Klien dengan Tersangka DNA Pro

Sementara, Rossa mengaku telah membeberkan segala bentuk hubungannya dengan platform robot trading DNA Pro yang diduga melakukan penipuan investasi.

Ia mengatakan tak mengetahui secara detail acara-acara yang bakal dihadirinya. Termasuk, latar belakang acara DNA Pro yang dihadirinya di Bali tersebut pada akhir 2021.

Rossa mengatakan bahwa dirinya jarang bertanya mengenai kegiatan yang mengundangnya. Hal itu yang kemudian membuat dirinya menjadi salah satu pengisi acara di kegiatan DNA Pro.

“Saya jarang nanya ‘oh ya acaranya apa? wedding atau apa? perusahaan apa?’ jadi saya kurang paham waktu itu juga,” kata Rossa.

DNA Pro adalah salah satu aplikasi Robot Trading yang diblokir pemerintah. Kementerian Perdagangan (Kemendag) bersama Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Markas Besar (Mabes) Polri sempat melakukan penyegelan terhadap PT DNA Pro Akademi pada Jumat (28/1) lalu.

Reporter : Ashar, ist | Editor : Endang Pergiwati

Latest news

Related news

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini