Ini Pesan IKA UA Terhadap 1.287 Wisudawan

Surabaya – Sebanyak 1.287 mahasiswa yang berasal dari 14 Fakultas dan Sekolah Pasca Sarjana Universitas Airlangga (Unair) Surabaya menjani wisuda periode Maret 2020, Sabtu (7/3/20).  Dalam yang berlangsung di Airlangga Convention Center (ACC) itu mereka diminta untuk lebih inovatif dan mampu menerapkan ilmu yang telah diterima semasa kuliah.

Hal itu disampaikan Hj. Harlistyati, S.H., M.Si., saat memberikan sambutan selaku perwakilan pengurus pusat ikatan alumni UNAIR (IKA UA). Dalam kesempatan itu, Sekretaris Daerah Kota Mojokerto tersebut berpesan kepada para wisudawan agar dapat menerapkan ilmu yang telah diterima semasa kuliah.

“Wisudawan dapat menerapkan ilmu yang telah diterima dan membanggakan almamater juga keluarga, meneruskan kembali ke jenjang berikutnya atau menerapkan kepada masyarakat,” tuturnya.

Dalam sambutannya, juga mengajak para wisudawan untuk berguru dengan orang yang ahli dibidangnya dan mencari komunitas yang produktif serta memiliki pengaruh positif. Tidak hanya itu, sambungnya, diharapkan wisudawan dimanapun berada untuk turut serta berkiprah dan aktif melalui cabang IKA UA di wilayahnya.

Baca Juga :  Kukuhkan Empat Gubes Baru, Rektor Unair: Harus Manfaat ke Masyarakat

Menurutnya, di era revolusi yang didasari dengan teknologi digital, wisudawan ditekankan menjadi wisudawan yang  berjiwa pancasila, berbudi luhur dan siap mengabdi dimanapun berada. Serta dituntut inovatif dan kreatif dengan adanya daya saing yang hebat di era global.

Selain sambutan, Hj. Harlistyati secara simbolis menyerahkan kartu anggota alumni kepada Muram Yando, selaku wakil dari alumni.

Dalam kesempatan yang sama, wisudawan dari Fakultas Ilmu Budaya Muram Yando menuturkan, Universitas Airlangga dengan motto Excellence With Morality telah mengajarkan pentingnya penyelarasan intelektual dengan kepribadian sebagai seorang mahasiswa.

Wisudawan yang menerima beasiswa afirmasi ADIK PAPUA tersebut mengungkapkan bahwa periode pasca kampus merupakan medan yang berikutnya harus dilalui. Perlu disadari bahwa, sambungnya, wisuda ini bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan merupakan awal dari perjuangan yang sesungguhnya.

“Oleh karenanya, mari bersama-sama merapatkan berisan dan menebar ilmu yang telah kita perjuangkan selama ini kepada sesama dan semoga kita bisa menjadi pribadi yang sukses dan bermanfaat bagi bangsa dan negara,” terangnya. (ist/ufi)





Latest news

Related news

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini