Inilah Syarat Calon Wali-Wawali Independen

Surabaya – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya menetapkan minimal pendukung pasangan calon independen (perseorangan) di pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Surabaya 2020 sebesar 138.565 pemilih. Jumlah tersebut merupakan 6,5 persen dari jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Surabaya yang berjumlah 2.131.756 pemilih.

Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Kota Surabaya Muh Kholid Asyadulloh menyampaikan Surabaya masuk kategori daerah dengan DPT dalam Pemilu terakhir (Presiden 2019) di atas 1 juta jiwa. Kategori tersebut tertuang dalam pasal 41 ayat 2 item d UU 10 Tahun 2016,” kata Kholid saat dikonfirmasi, Rabu (30/10).

Ia menjelaskan berdasarkan peraturan tersebut, KPU menetapkan besaran minimal pendukung pasangan calon sebesar 6,5 persen. Kholid menyampaikan peraturan minimal pendukung di Surabaya sudah ditetapkan pada 26 Oktober 2019 lalu dalam Peraturan KPU 15/2019, KPU Kota Surabaya, Jawa Timur.

Menurutnya penetapan ini menjadi salah satu tahapan penting kandidat calon perseorangan dalam mencari pendukungnya. “Kami telah menetapkan jumlah minimal dukungan dan persebarannya bagi pasangan calon perseorangan yang ingin berpartisipasi dalam Pilwali 2020. Termasuk sebaran dukungan tersebut,” jelasnya.

Baca Juga :  Startup Kedukaan Karya Alumni UK Petra Terima Penghargaan MURI

Selain penetapan syarat dukungan minimal untuk pasangan calon perseorangan, Kholid menyampaikan KPU Surabaya juga menetapkan persebaran pendukung.

Sebaran pendukungnya harus ada di 16 kecamatan yang ada di Surabaya. Kata Kholid, jumlah tersebut lebih dari 50 persen jumlah total kecamatan yang sebanyak 31 kecamatan. “Peraturan tersebut sebagaimana amanat pasal 41 ayat 2 item e,” ujarnya.

Dalam pilwali 2020 di Surabaya ini, Kholid menyampaikan ketentuan sebaran pendukung pasangan calon dituangkan dalam Surat Keputusan KPU Kota Surabaya bernomor 358/PL.02.2.Kpt/3578/KPU-Kot/X/2019 yang dikeluarkan pada 26 Oktober 2019.

Sementara itu, Divisi Perencanaan dan Data, Nafila menyampaikan penetapan ini sudah disoalisasikan melalui media massa dan media internal KPU. “Kamiworo-woromelalui Facebook, website KPU Surabaya. Meskipun beberapa melalui teks whatsapp. Jadwal sosialisasi serentak dijadwalkan di media tertentu di akhir November sampai Desember,” kata Nufila.

Ia menyampaikan pasangan calon perseorangan bisa mempersiapkan diri dalam mendaftar dalam pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Surabaya 2020. “Untuk calon pasangan perorangan sekarang sudah bisa melihat di website, karena itu untuk khalayak,” ujarnya.

Sedangkan untuk peraturan calon pasangan partai, Nafila menyampaikan akan dilaksanakan pada awal tahun 2020 mendatang sesuai tahapan dan jadwal di KPU Surabaya. (ard)





Latest news

Related news

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini