Pasangan PKB-Gerindra, Qosim- Alif Mendaftar di KPU Gresik

Gresik – Pasangan calon bupati dan wakil bupati (cabup-cawabup) kedua yang mendaftar ke KPU Kabupaten Gresik adalah Mohammad Qosim – Asluchul Alif (QA), Minggu (6/9) atau di hari terakhir pendaftaran.

Dengan demikian, pasangan yang akan berebut suara pada Pilkada Gresik 2020 mendatang hanya ada dua pasangan. Pasangan Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah (Niat) yang telah mendaftar terlebih dahulu akan menjadi pesaing tunggal QA dalam pencoblosan Desember mendatang.

Pasangan QA yang hari ini mendaftar diusung oleh PKB dan Grerindra. Kedua partai tersebut mengantongi 21 kursi di DPRD Kabupaten Gresik. Sebagai perbandingan, pasangan Niat diusung oleh 6 partai dengan total perolehan kursi di llegislatif sebanyak 29 kursi, yaitu PDI Perjuangan (6 kursi), Golkar (8 kursi), NasDem (5 kursi), Demokrat (4 kursi), PAN (3 kursi), dan PPP (3 kursi).

“Dalam Pilkada ini kami menarget perolehan suara 70 persen. Ini target yang realistis bagi kami,” ujar Qosim.

Baca Juga :  KPU Gresik Tetapkan Gus Yani-Bu Min Menangi Pilkada 2020

Salah satu program yang diyakini mampu menarik suara adalah bidang kesehatan. Diantaranya digitalisasi kesehatan masyarakat Gresik.

“Kita bisa memantau kesehatan warga kami dengan digitalisasi ini,” ujar Alif yang juga seorang dokter ini.

Selanjutnya, adalah pengadaan transportasi satu desa satu ambulance, serta ambulance udara yang menghubungkan Bawean dan RSUD Ibnu Sina Kabupaten Gresik.

“Pemerintah saat ini sudah banyak melakukan perbaikan fasilitas kesehatan di desa-desa, sementara masih ada kendala di tengah masyarakat, yaitu transportasi menuju fasilitas kesehatan tersebut,” terang Alif.

Sedangkan ambulance udara yang digagas adalah dengan pengadaan helikopter. Transportasi ini akan mengirimkan dokter spesialis yang terjadwal berkunjung ke Gawean yang memiliki jarak 81 mil dari Pelabuhan Gresik itu, sebab saat ini Pemerintah Kabupaten Gresik kesulitan mengirimkan dokter spesialis ke Bawean.

“Helikopter ini juga akan mengirimkan pasien dari Bawean ke Gresik yang mengharuskan penanganan di Gresik,” tutup Alif. (sep)

Latest news

Related news

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini