04 April 2025

Get In Touch

Kasus Harian Covid-19 di Indonesia Meningkat Saat Tes Menurun

Terdapat tern kenikan kasus positif Covid-19 di Indonesia (AFP)
Terdapat tern kenikan kasus positif Covid-19 di Indonesia (AFP)

JAKARTA (Lenteratoday) -Kasus harian Covid-19 di Indonesia mengalami tren peningkatan, terutama sejak lima hari terakhir.

Tercatat, sejak 7 Juni 2022, kasus harian di Indonesia kembali meningkat melampaui angka 500 kasus.

Sementara sebelumnya, sejak akhir April hingga 6 Juni 2022 kasus harian stabi di kisaran angka 100-300 dan tidak pernah menyentuh angka 400 kasus.

Untuk informasi, berikut kasus harian Covid-19 di Indonesia untuk 7-11 Juni 2022 berdasarkan laporan Satgas Penanganan Covid-19:

  • 7 Juni 2022: 518 kasus
  • 8 Juni 2022: 520 kasus
  • 9 Juni 2022: 556 kasus
  • 10 Juni 2022: 627 kasus
  • 11 Juni 2022: 579 kasus

Lantas, analisis apa yang bisa disampaikan oleh Satgas terkait dengan peningkatan kasus harian ini?

Penyebab naiknya kasus

Kepala Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Covid-19, Dr Alexander Ginting menyebut peningkatan kasus konfirmasi harian ini disebabkan oleh banyak faktor.

"Berbagai kenaikan kasus Covid positif harian dan peningkatan kasus aktif terkait dari berbagai variabel," ungkap Alex menguti Kompas, Minggu (12/6/2022).

"Seperti pelonggaran prokes masyarakat, mobilitas meningkat baik domestik dan luar negeri, capaian booster vaksin tidak secepat vaksinasi 1 dan 2, muncul variant atau sub variant baru, dan menurunnya wasdal PPKM dan posko PPKM skala mikro di desa dan kelurahan," lanjutnya.

Ia mengatakan, peningkatan yang saat ini tercatat justru terjadi ketika jumlah tes yang dilakukan menurun.

"Jumlah test untuk pelacakan turun, karena ada pelonggaran persyaratan perjalanan dan aktivitas masyarakat," kata Alex.

Tetap jaga prokes

Alex berharap, meskipun pelonggaran telah dilakukan, jumlah tes Covid-19 harus dipertahankan.

"Seharusnya test pelacakan kontak harus konsisten sesuai yang dibunyikan di Inmendagri dan PPKM posko desa kelurahan (mikro), tidak ikut ikutan turun kinerjanya," ujar Alex.

Karena itu pihaknya mengingatkan agar masyarakat terus menerapkan segala protokol kesehatan Covid-19, meski pemerintah sudah memberlakukan pelonggaran di berbagai bidang.

Tak hanya prokes, semangat untuk mendapatkan vaksinasi dosis ketiga atau booster juga harus ditingkatkan.

"Prokes berikut kegiatan 3M itu untuk mencegah penularan harus maksimal, vaksinasi meningkatkan imunitas tidak boleh surut," jelas dia.

Terakhir, Alex juga menekankan kegiatan pencegahan dari pihak pemerintah juga harus terus dioptimalkan.

"Kegiatan 3T untuk telusur signal virologi dan signal epidemiologi di masyarakat, berikut kesiapan karantina, isolasi, dan rumah sakit harus terus-menerus (dilaksanakan) sebagai operasi intelijen medik," papar Alex.

Ketiganya, baik protokol kesehatan, vaksinasi, maupun surveilans, harus dilakukan secara berbarengan sehingga menimbulkan sinergi antara satu upaya dan lainnya.

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.