03 April 2025

Get In Touch

Ancaman Serius DBD, Kemenkes Mengaku Sudah Lakukan Upaya Mitigasi

Ilustrasi pasien demam berdarah dengue.
Ilustrasi pasien demam berdarah dengue.

JAKARTA (Lenteratoday) – Angka kasus demam berdarah dengue (DBD) di Indonesia tidak bisa diremehkan. Meski baru sampai di bulan Juli 2022, namun angka kasus DBD tahun ini sudah mencapai demam berdarah dengue (DBD) di Indonesia. Dari jumlah itu, sebanyak 432 orang meninggal dunia.

 Catatan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) ini menjadi dasar bahwa penyakit DBD harus benar-benar diwaspadai. Apalagi wabah DBD ini selalu terjadi tiap tahun.

Plt Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Kemenkes, Tiffany Tiara Pakasi mengatakan, puluhan ribu kasus DBD itu dilaporkan terjadi di 449 kabupaten/kota di Indonesia. Sementara ratusan kasus kematian akibat DBD terjadi di 162 kabupaten/kota.

"Penyakit DBD masih menjadi masalah kesehatan dan ancaman serius di sejumlah wilayah di Indonesia. Pasalnya penyakit ini tidak hanya berdampak terhadap sektor kesehatan, namun juga sektor sosial dan ekonomi masyarakat," kata Tiffany dikutip dari situs resmi Kemenkes, Kamis (16/6).

Tiffany kemudian merinci, 10 provinsi lainnya dengan temuan Insidence rate DBD (jumlah kasus DBD per 100.000) tertinggi. Di antaranya adalah provinsi Bali, Kalimantan Utara, Bangka Belitung, Kalimantan Timur, Nusa Tenggara Timur, DKI Jakarta, Jawa Barat, Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Barat, dan DI Yogyakarta.

Merespons temuan kasus DBD yang masih masif di masyarakat, ia mengaku pihaknya telah melakukan sejumlah upaya mitigasi.

Mengingat peningkatan kasus DBD terjadi saat musim penghujan, Kemenkes menurutnya telah melaksanakan Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik (G1R1J) di 154 kabupaten/kota. Selain itu, pihaknya juga telah menyediakan sebanyak 6.122 koordinator jumantik, 4.498 supervisor jumantik dan 1.047 kader jumantik pelabuhan (KJP).

Gerakan 1 rumah 1 jumantik menurutnya bakal melibatkan peran aktif masyarakat khususnya anggota keluarga untuk melakukan Pembersihan Sarang Nyamuk (PSN) 3M Plus di lingkungan rumah hingga tempat umum guna untuk mencapai angka bebas jentik hingga 95 persen.

"Terima kasih atas partisipasi teman-teman di daerah yang telah mendukung G1R1J," ujarnya.

Sumber : CNN | Editor : Endang Pergiwati

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.