06 April 2025

Get In Touch

Pendapatan Abang Becak Pamekasan Turun 80%

Pendapatan Abang Becak Pamekasan Turun 80%

Pamekasan - Para abang becak yang biasa mangkal di sejumlah titik di Kabupaten Pamekasan mengeluh sepi penumpang. Bahkan pendapatan mereka turun 80% artinya tinggal 20% dari hari biasa.

Dengan diliburkanya anak sekolah, beberapa kantor, dan tempat usaha imbas pandemi Corona atau Covid-19, para abang becak yang sehari harinya menggantungkan penghasilan dari profesi dengan mengayuh alat transportasi roda tiga itu merasa sangat kesulitan mendapatkan penumpang, akibatnya pendapatan mereka menurun drastis.

Supri (51), salah satu tukang becak mengatakan, kondisi saat ini benar-benar sulit baginya. Sebelum ada pandemi Corona dalam sehari paling tidak dia bisa menghasilkan Rp 100 ribu dari mengayuh becaknya. Namun saat ini pendapatannya hanya Rp 20 ribu perhari, itupun kalau ada penumpang yang berminat menggunakan jasanya.

"Kami mangkal di tempat ini belasan tahun lamanya, penghasilan kami yang biasa mendapatkan Rp 100 ribu perhari, namun dengan adanya penyebaran virus corona penghasilan kami sangat drastis menurun sekali sampai tiap hari keluar kami membawa uang kerumah hanya Rp 20 ribu," ujar Supri, Jumat (10/4/2020).

Bahkan, sejumlah rekannya telah berhenti narik becak karena sepinya penumpang, namun Supri tetap memilih berangkat mangkal berharap ada penumpang yang berminat. "Kalau tidak berangkat narik untuk makan keluarga bagaimana?," ucap Supri.

"Kalau narik ya seperti sekarang dalam setiap harinya dari pagi sampai sore hanya satu penumpang, itupun pas rejeki dapat penumpang.  Makanya banyak teman tukang becak tidak narik becak. Kami  tidak tahu sampai kapan virus Covid-19 berhenti, sampe bingung," tuturnya.

Supri dan para abang becak lainnya berharap pemerintah memberikan perhatian kepada mereka. Dia juga berharap agar pandemi Corona ini segera berakhir agar kehidupan kembali normal seperti sedia kala.

"Kami mohon kepada pemerintah agar ada solusi karena kami masyarakat kecil kalau terus menerus seperti ini saya tidak tau lagi. Semoga dalam hal ini sekali lagi mohon dan agar di perhatikan  pemerintah khususnya Pak Bupati Pamekasan agar segera  membantu kesulitan para masyarakat kecil khususnya tukang becak yang selama ini belum pendapatan perhatian dan bantuan," pungkasnya. (wan)

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.