06 April 2025

Get In Touch

Peternak di Madiun Rugi Miliaran, Ayam Dibagikan Gratis

Peternak di Madiun Rugi Miliaran, Ayam Dibagikan Gratis

Madiun - Dampak dari pandemi wabah covid semakin membuat peternak ayam di Kabupaten Madiun merugi hingga miliaran rupiah. Peternak memilih membagikan ayam pada masyarakat.

Kerugian terjadi akibat peternak sudah tak sanggup lagi membeli biaya pakan dan operasional dagangannya.

Yusak Dwi Prasetyo, salah satu peternak ayam di Kabupaten Madiun mengatakan saat ini harga ayam hidup per kilo anjlok drastis hingga Rp 6.000 per kilo. Sementara harga pokok penjualan (HPP) sesuai peraturan menteri pertanian paling rendah Rp 17.000 per kilo.

"Lebih baik kami bagikan ayam ini gratis kepada masyarakat agar bisa dinikmati," ungkap Yusak, tuturnya di sela pembagian ayam di Pasar Dungus, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Kamis (16/4/2020).

Yusak mengaku sejak pertengahan 2019 hingga saat ini harga ayam terus merosot. Dan anjloknya harga pasaran diperparah dengan mewabahnya pandemi corona ini.

Menurutnya, peternak lebih baik membagikan ayam itu secara cuma-cuma kepada masyarakat, daripada membiarkan ribuan ayam mati sia-sia karena tidak diberi makan. 

Bila tidak ada perubahan harga dalam waktu dekat, peternak akan kembali membagikan ribuan ayam kepada masyarakat. Saat ini kami (peternak) masih memiliki stok ratusan ribu ayam hidup. 

Diketahui kerugian yang dialami peternak saat jni mencapai miliaran rupiah. Karena harga satu ekor ayam sendiri bisa merugi Rp 15.000. harga ayam hidup turun menjadi Rp 6.000 per kilo terhitung sejak awal Maret 2020. (Sur)

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.