
SURABAYA, LETR.ID- Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengaku sudah menjalin komitmen dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk mengelola daerah aliran Sungai Bengawan Solo. Salah satu kesepakatan komitmen Khofifah dan Ganjar yaitu meningkatkan kualitas baku mutu air Sungai Bengawan Solo.
"Saya dan PakGanjar sudah bertemu saat pemakaman Presiden BJ Habibie di Jakarta pekan lalu.Kami sepakat mengelola daerah aliran Sungai Bengawan Solo," kata Khofifah,Senin (16/9/). Khofifah memandang, kualitas baku mutu air Sungai Bengawan Solopenting untuk ditingkatkan, karena menjadi sumber air baku untuk masyarakatyang tinggal di sekitar sungai yang memanjang melintasi Jawa Timur dan JawaTangah.
Konsep kerjasama yang diusung dalam pengelolaan SungaiBengawan Solo, kata Khofifah, yakni one river one management and one plan, (satusungai, satu pengelolaan dan satu perencanaan). "Menjaga daya dukung alamharus dilakukan secara holistik. Jangan sampai air sungai yang menjadi sumberdaya alam menjadi korban akibat perkembangan industrialisasi," ujarKhofifah.
Khofifah menjelaskan, langkah awal Pemprov Jawa Tengah akanmenggelar Kongres Sungai yang akan membahas penanganan sungai Bengawan Solo.Pemprov Jawa Timur sudah memiliki relawan Jogo Kali dari komunitas pecintalingkungan yang intensif bergerak melakukan penyisiran memantau kualitas airsungai di Kali Surabaya. "Selanjutnya nanti relawan Jogo Kali akandigerakkan juga memantau Sungai Bengawan Solo," ujarnya.
Sungai Bengawan Solo membentang sepanjang 548,53 kilometer,melintasi 17 kabupaten di Jawa Tengah dan Jawa Timur dari wilayah hulu diWonogiri dan Ponorogo hingga Lamongan dan Gresik di wilayah hilir.(ins,kcm)