TIM Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIF) yang diketuai oleh Menko Polhukam, Mahfud MD, menyimpulkan kalau tragedi maut di Stadion Kanjuruhan usai laga Arema FC vs Persebaya Surbaya dalam lanjutan Liga 1, akibat utamanya adalah gas air mata.PSSI juga harus bertanggung jawab secara moral. Pengurus PSSI mulai dari Anggota Exco dan Ketua Umumnya, Mochamad Iriawan diminta mundur. Mekanisme Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI pun didorong segala dilakukan. Bisakah dilakukan? Bak jauh panganggang dari api, KLB hanya dapat dilakukan jika 50% angggota PSSI atau 2/3 dari Delegasi yang mewakili Anggota PSSI, mengajukan permintaan secara tertulis. Hanya keinsafan lah yang memungkinkan pertanggungajawaban PSSI sesuai rekomendasi TGIF dilakukan. Sulit.BACA BERITA LENGKAP, KLIK DI SINI https://cdn.lentera.co/c/newscenter/lenteratoday/2022/10/17102022.pdf
[3d-flip-book id="116035" ][/3d-flip-book]https://cdn.lentera.co/c/newscenter/lenteratoday/2022/10/17102022.pdf">