04 April 2025

Get In Touch

Kota Madiun Bebas Stunting di Tahun 2024

Walikota Madiun Maidi makan bersama anak stunting dan launching warung stunting di Ngrowo Bening Edupark, Kota Madiun ,Selasa (18/10/2020).
Walikota Madiun Maidi makan bersama anak stunting dan launching warung stunting di Ngrowo Bening Edupark, Kota Madiun ,Selasa (18/10/2020).

MADIUN (Lenteratoday) - Kota Madiun ditargetkan bebas dari anak stunting pada tahun 2024. Hal itu diungkapkan Walikota Madiun, Maidi, usai makan bersama anak stunting dan launching warung stunting di  Ngrowo Bening Edupark, Kota Madiun, Selasa (18/10/2020).

"Saat ini Kota Madiun urutan ke 37 dari 38 kabupaten/kota se Jawa Timur dengan jumlah stunting 514 anak," Kata Maidi.

Menurutnya, dari jumlah tersebut Kota Madiun hanya kalah dari Kota Mojokerto dengan angka anak stunting paling sedikit se Jatim. Nantinya, Kota Madiun harus menjadi yang terendah se Jatim atau bahkan benar-benar hilang.

"Untuk itu kita programkan setiap Minggu ada pemberian paket makanan bergizi, ada yang mentah, ada yang sudah masakan matang," ujar orang nomer satu di Kota Madiun.

Maidi, menjelaskan dengan adanya Warung Stop Stunting (WSS) di tiap kelurahan untuk memudahkan mendapatkan paket makanan bergizi tersebut diberikan kepada anak stunting dan ibu-ibu yang sedang hamil.

"Kita sudah angarkan Rp 5,4 miliar untuk 2 hingga 3 bulan kedepan. Stunting harus stop sehingga anak-anak yang lahir ke dunia ini harus unggul," tekannya.(Adv)

Repoter : Wiwiet Eko Prasetyo | Editor : Endang Pergiwati

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.