06 April 2025

Get In Touch

Peluang Pasar Tinggi, Kadin Pacu Geliat Sektor Konstruksi

Peluang Pasar Tinggi, Kadin Pacu Geliat Sektor Konstruksi

PROBOLINGGO, LETRA.ID-Celah bisnis sektor konstruksi di Jawa Timur (Jatim) masih terbuka lebar. Hal ini menjadi peluang bagi para pelaku usaha, asalkan memiliki daya saing tinggi.

Untuk memfasilitasi itu, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Probolinggo menggelar kegiatan Technology Forum Sharing (TFS) di Hotel Bromo View, Rabu (18/9) dengan tema besar peningkatan daya saing pengusaha jasa konstruksi baik skala lokal maupun nasional. TFS ini bertujuan meningkatkan kualitas, produktivitas, serta pengembangan informasi  (teknologi), jasa konstruksi, jasa konsultan, dan pengadaan barang dan jasa.

“Melalui TFS ini diharapkan bisa meningkatkan kemampuan,inovasi dan produktivitas insan industri konstruksi. Ditambah dengan mudahnyasinergitas dengan Pemkot Probolinggo sehingga dapat meningkatkan perekonomian,”ujarKetua Kadin Kota Probolinggo, H Indi Eko Yanuarto, ST,MM saat membuka acara.

TSF Kadin Probolinggo ini juga dihadiri Tim Ahli Kadin JawaTimur, Dr Ir Jamhadi, MBA. Pesertanya sendiri berasal dari anggota Kadin dan sejumlahOrganisasi Perangkat Daerah (OPD) dan para peserta yang didominasi pengusahajasa konstruksi.

Indi mengatakan, melalui TFS diharapkan, tidak sekadar acaraseremonial. Namun juga bisa meningkatkan kuantitas dan kualitas insan industrikonstruksi. Ia berharap ada motivasi dari Kadin Jatim dalam peningakatanproduktivitas insan industri konstruksi.

“Dengan masukan Kadin Jatim harapannya menjadi stimulus agarpara insan industri konstruksi memiliki semangat dan daya saing dalamberproduktifitas,” kata Putera mantan Wali Kota Probolinggo, HM Buchori itu.

Di kesempatan yang sama, Jamhadi mengatakan pihaknya atas instruksi Ketua Kadin Jatim, La Nyalla M. Mattality memberikan dukungan penuh kepada Kadin Kota Probolinggo.“Kami mengapresiasi niatan Kadin Kota Probolinggo untuk meningkatkan perekonomian khususnya berkaitan dengan insan industri konstruksi,” katanya.

Pria yang juga menjabat sebagai Direktur Kadin Institute inimerinci, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jawa Timur Tahun 2019 sebesarRp2.187 triliun. Dari besaran PDRB tersebut 7% di antaranya atau sekitar Rp1,6triliun disumbang dari sektor konstruksi.

“Dengan angka sebesar itu kan sebenarnya potensi bagi insanindustri konstruksi. Sehingga forum TFS ini dimanfaatkan betul oleh pelaku diKota Probolinggo,” kata Jamhadi.

Angkatan kerja di bidang konstruksi khususnya di Jatim jugamengalami peningkatan. Dari 20,7 juta orang, 17.300 orang di antaranya bergerakdi bidang konstruksi. Angka ini meningkat dibanding lima tahun lalu sebanyak 15.900orang atau bertambah 9%.

“Kami dari Kadin Jatim terus mendorong insan industrikonstruksi di Kota Probolinggo memiliki daya saing untuk mengambil peran dariRp1,6 triliun atau 7% PDRB. Sehingga tidak hanya menjadi penonton baik di kotasendiri atau di daerahnya sendiri,” tambahnya. (*)

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.