Pelaku Bom Astanaanyar Eks Napi Terorisme, ‘Kesaktian’ Deradikalisasi Dipertanyakan (Koran Kamis,8/12/2022)
POLISI kembali menjadi sasaran aksi terorisme. Peristiwa bom bunuh diri terjadi di Polsek Astanaanyar Rabu (7/12) saat polisi melakukan apel pagi sekitar pukul 08.20 WIB. Pelaku diketahui mengacungkan senjata tajam sebelum meledakan diri. Ironi pun terkuak saat Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan pelaku adalah Agus Sujatno alias Abu Muslim alias Abu Abdullah, mantan napi terorisme terkait kasus bom Cicendo. Agus dijatuhi hukuman 4 tahun penjara karena berperan dalam pembelian senjata, penyediaan dana, survei lokasi, dan merakit bom panci untuk menyukseskan aksi teror yang dilakukan Yayat Cahdiyat. Baru setahun lalu bebas dari LP Nusakambangan. Bahkan polisi mengatakan nama Agus masih ada di daftar ‘merah’. Berkaca pada fakta-fakta itu program deradikalisasi Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dipertanyakan. Keseriusan penegak hukum mengawasi para mantan napi terorisme pun diragukan. Padahal menurut data Januari 2022, total tahanan tindak pidana terorisme dan narapidana tindak pidana terorisme berjumlah 1.031 orang. Bukannya nyinyir, tapi rakyat berhak mendapatkan rasa aman dan tentram serta perlindungan dari negara kan?BACA BERITA LENGKAP, KLIK DI SINI https://cdn.lentera.co/c/newscenter/lenteratoday/2022/12/08122022.pdf
[3d-flip-book id="122736" ][/3d-flip-book]