
BATU (Lenteratoday) –Dinas Pariwisata (Disparta) Kota Batu bersama tokoh seniman di Kota Batu menggelar "Kontes Sinden Idola Kota Batu 2023 se-Malang Raya" yang berlangsung di Padepokan Griya Shinta Dewi, Songgoriti, Kelurahan Songgokerto, Kota Batu. Gelaran tersebut akan berjalan selama 3 hari, mulai 27-28 Februari dan 1 Maret 2023.
Pelaku budaya kesenian karawitan sinden, Agung Shinta, mengatakan bahwa acara tersebut merupakan komitmen bersama untuk mendorong, memfasilitasi, serta menjadi kontribusi untuk Kota Batu yang memiliki citra sebagai kota wisata yang berkebudayaan.

“Dalam rangka melestarikan budaya dan tidak hanya Batu tapi Malang Raya, kebudayaan kita tidak dipandang sebelah mata oleh daerah lain. Mari kita bersama-sama melestarikan kebudayaan ini, kita tidak boleh melupakan peninggalan leluhur kita,” ujar Agung Shinta, saat membuka acara tersebut, Selasa (28/2/2023).
Terpisah, Kepala Bidang (Kabid) Kebudayaan Disparta Kota Batu, Sintiche Agustina Pamungkas, menyatakan bahwa adanya kontes Sinden Idola ini merupakan gelaran yang baru pertama kali diselenggarakan. Yang bertujuan untuk melestarikan kebudayaan serta sebagainupaya pemajuan kebudayaan di Kota Batu.

“Tujuan Kontes Sinden Idola ini adalah untuk melestarikan budaya, memperkenalkan seni tembang, mengembangkan potensinya, sekaligus upaya untuk pemajuan kebudayaan di Kota Batu,” ungkapnya.
Diakhir, wanita yang akrab dengan sapaan Sintiche ini berharap, melalui kontes tersebut agar dapat menggugah dan menjaring potensi sinden sehingga dapat menumbuh kembangkan seni karawitan di Kota Batu.
“Griya Shinta Dewa Dalem Agung Ibu Shinta, dan nanti akan menambah animo masyarakat membangkitkan potensi budaya. Kami harapkan betul-betul khasanah budaya Kota Batu yang berkonsentrasi di Songgoriti, dapat membawa nama Kota Batu lebih luas,” harap Sintinche.
Sebagai informasi, selain Agung Shinta, adapun seniman dan sesepuh Kota Batu yang memprakarsai kontes Sinden Idola, diantaranya yakni, Hariyanto sang maestro karawitan, dan Ki Eko Saputro seorang dalang muda sekaligus Ketua Pepadi Kota Batu, serta sejumlah seniman musik tradisional Kota Batu.
Reporter: Santi Wahyu|Editor: Arifin BH