
PALANGKA RAYA (Lenteratoday) - Untuk memaksimalkan upaya perlindungan terhadap perempuan dan anak, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah akan menggandeng Dewan Adat Dayak (DAD) sebagai lembaga adat di daerah setempat.
Wacana ini disampaikan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat (DPPKBP3APM) Kota Palangka Raya, Sahdin Hasan, yang mengatakan melalui DAD dilakukan pendekatan dalam mencegah tindak kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).
"Tentunya pendekatan ini didasarkan pada norma dan nilai-nilai adat yang berlaku di daerah setempat," papar Sahdin, Selasa (14/3/2023).
Dengan menggandeng DAD setempat, ia menuturkan, ini sebagai upaya memaksimalkan perlindungan terhadap perempuan dan anak. Melalui kerjasama dengan lembaga adat tersebut, DPPKBP3APM Kota Palangka Raya ingin mencegah terjadinya tindak kekerasan dalam rumah tangga.
Kejadian tindak kekerasan dalam rumah tangga, Sahdin melanjutkan, tidak hanya terjadi pada masyarakat kalangan ekonomi
menengah ke bawah, tetapi terjadi juga dilingkungan keluarga yang berpendidikan tinggi dan memiliki ekonomi berkecukupan.
"Sehingga pencegahan kekerasan tidak hanya dilakukan melalui pemahaman hukum positif tetapi juga merujuk pada nilai-nilai budaya masyarakat," jelasnya.
Sahdin menambahkan, pihaknya akan memaksimalkan peran 678 orang Tim Pendamping Keluarga (TPK) untuk mengedukasi masyarakat terkait pencegahan kekerasan dalam rumah tangga.
"Kami juga akan terus menjalin kerja sama dengan berbagai pihak lainnya, mulai dari pemerintah provinsi, BKKBN hingga dengan pihak kepolisian melalui unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA)," ungkapnya.
Ditempat terpisah, Ketua DAD Kota Palangka Raya, Mambang I. Tubil, mengatakan bahwa tugas lembaga adat jangkauannya menyentuh sampai ke lingkungan masyarakat. Ia menjelaskan bahwa jika melanggar aturan, nilai dan norma adat maka akan dikenakan sanksi adat kepada warga yang bersangkutan.
"Mari kita cegah kekerasan dalam rumah tangga, antara lain dengan semakin peduli terhadap perkembangan dan kondisi di lingkungan sekitar kita," pungkasnya.
Reporter : Novita|Editor: Arifin BH