05 April 2025

Get In Touch

Serunya Gerebek Apem di Jombang, Ribuan Kue Diperebutkan Rayakan Datangnya Ramadan

Warga berebut apem dalam acara Gerebek Apem di Alun-alun Jombang, selasa (21/3/2023) sore.(sutono)
Warga berebut apem dalam acara Gerebek Apem di Alun-alun Jombang, selasa (21/3/2023) sore.(sutono)

JOMBANG (Lenteratoday) - Ratusan warga memperebutkan ribuan kue apem yang disusun dalam tiga gunungan apem, dalam acara Gerebek Apem di Alun-alun Jombang, Selasa (21/3/2023) sore. Kegiatan itu sendiri guna menyambut bulan suci Ramadan.

Sebelum diperebutkan, ribuan apem yang ditata dalam tiga kerangka berbentuk gunungan tersebut diarak menggunakan mobil dari Kantor Pemkab Jombang menuju alun-alun, sejauh sekitar dua kilometer.

Gerebek Apem sendiri sebenarnya masuk dalam agenda budaya Pemerintah Kabupaten Jombang. Sebelum pandemi Covid-19, setiap acara ini tidak pernah absen digelar.

Namun sejak pandemi melanda, praktis selama tiga tahun berhenti dan baru sekarang bisa digekar lagi. Antusiasme masyarakat terbilang tinggi, peminat gerebek apem penuh sesak.

Dalam tempo kurang dari 30 menit, ribuan apem tuntas diperebutkan ratusan warga. Pergelaran gerebek apem relatif lancar.

Menurut Bupati Jombang, Mundjidah Wahab, pilihan menggelar Gerebek Apem memiliki makna filosofis tersendiri. Kata Apem berasal dalam bahasa Arab yakni Afwan, yang berarti maaf atau memohon maaf.

Penyelenggaraan Gerebek Apem diharapkan menjadi momentum sekaligus simbol saling memohon maaf antarsesama sebelum menjalankan ibadah puasa Ramadan.

"Jadi ini menandai atau sebagai pengingat bakal datangnyaa bulan puasa Ramadan. Kita diharapkan saling memaafkan," kata Bupati Mundjidah Wahab saat memberi sambutan.

Mundjidah berpesan, agar selama menjalankan ibadah puasa, warga lebih meningkatkan amal baik dan menjauhi larangan Tuhan.

Usai sambutan bupati, dilanjutkan doa, dan kemudian bupati memberi aba-aba kepada petugas untuk membagikan apem kepada masyarakat yang hadir di alun-alun.

Namun banyak warga tak sabar. Begitu Bupati memberi aba-aba, sontak masyarakat merangsek berebut apem dari gunungan-gunungan yang ada. Kendati demikian tak terjadi kericuhan. Acara berjalan relatif tertib.(*)

Reporter:sutono / Editor: widyawati

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.