13 April 2025

Get In Touch

Mentan Yasin Limpo 3,5 Jam Diperiksa di Gedung Lama KPK

Mentan Syahrul Yasin Limpo usai memenuhi panggilan KPK soal dugaan kasus korupsi di Kementan, Senin (19/6/2023) di gedung lama di KPK di Jalan Rasuna Said, Kuningan Jakarta Selatan. (ist)
Mentan Syahrul Yasin Limpo usai memenuhi panggilan KPK soal dugaan kasus korupsi di Kementan, Senin (19/6/2023) di gedung lama di KPK di Jalan Rasuna Said, Kuningan Jakarta Selatan. (ist)

JAKARTA (Lenteratoday)- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ternyata memeriksa Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo di gedung KPK C1 atau gedung lama KPK Senin (19/6/2023). Ditegaskan, pemeriksaan tak dilakukan di gedung Merah Putih karena alasan teknis semata.

"Memang pemeriksaan utama itu ada di K4 ada di lantai dua. Tapi, kalau misalnya penuh, nah, kita akan pindahan ke di lantai 4 C1," kata Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur kepada wartawan di gedung Merah Putih KPK, Kuningan Persada, Jakarta Selatan.

Asep merasa tempat pemeriksaan Syahrul harusnya tak jadi masalah. "Dua-duanya, baik C1 maupun K4 itu adalah Kantor KPK. Di dua tempat ini juga ada dua tempat pemeriksaan," tegasnya.

Sebelumnya, KPK membenarkan adanya penyelidikan dugaan korupsi di Kementerian Pertanian. Hal ini merespons ramainya kabar beredar Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo bersama dua anak buahnya, KSD dan HTA ikut terseret dalam dugaan korupsi.

Upaya penindakan ini dilakukan sejak awal Januari. Ada puluhan orang yang sudah dimintai keterangan, seperti pejabat maupun aparatur sipil negara (ASN) di kementerian tersebut.Selanjutnya, penyelidik meminta keterangan Syahrul pada Jumat, 16 Juni. Kemudian dia tak hadir karena bertugas ke luar negeri dan minta ditunda hingga Selasa, 27 Juni.

Namun, KPK tetap memanggil Syahrul pada Senin, 19 Juni dan ia memenuhi panggilan. Usai diperiksa dia mengaku siap kooperatif terkait penyelidikan di kementerian yang dipimpinnya."Pada hari ini, saya memenuhi panggilan dari KPK, meskipun sebelumnya saya sudah dua kali berkegiatan terkait tugas negara yang berakhir dengan partisipasi saya dalam pertemuan G20 dan berbagai kegiatan lainnya yang menjadwalkan saya sibuk hingga tanggal 27. Namun, saya dengan baik menjalani panggilan ini, dan saya bersyukur bahwa proses pemanggilan berjalan lancar," ujar Syahrul di gedung lama KPK, Jakarta Selatan, pada Senin (19/6/2023)."Ikhtiar saya adalah untuk bekerja sama dan siap hadir kapan pun diperlukan," tambahnya.(*)

Reporter:dya,rls|Editor:widyawati

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.